Permintaan Fabio Di Giannantonio untuk Naik Gaji Ditolak Ducati, KTM sampai Honda Siap Menampung

Peta persaingan bursa perpindahan MotoGP untuk musim 2027 tambah memanas. Gosip terbaru menyebutkan pembalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, kini menjadi komoditas panas.

Bola.com, Jakarta - Peta persaingan bursa perpindahan MotoGP untuk musim 2027 tambah memanas. Gosip terbaru menyebutkan pembalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, kini menjadi komoditas panas. 

Setelah menunjukkan performa impresif pada awal musim 2026, tim pabrikan Honda kabarnya siap menyalip dalam perburuan tanda tangan pembalap asal Italia tersebut.

Pembalap yang akrab disapa "Diggia" ini sebenarnya sudah mengantongi kontrak pabrikan dari Ducati sejak musim 2025.

Namun, statusnya yang akan menjadi bebas kontrak pada akhir musim ini membuat banyak tim pabrikan mulai menggoda sang pembalap untuk meninggalkan keluarga besar Borgo Panigale.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pembalap Ducati Terbaik Saat Ini

Performa Di Giannantonio pada musim 2026 memang sulit diabaikan. Hingga seri keempat, ia duduk di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 71 poin. Catatan ini menjadikannya rider Ducati dengan peringkat tertinggi saat ini, mengungguli nama-nama besar lainnya.

Diggia terpaut 30 poin dari pemimpin klasemen, Marco Bezzecchi (Aprilia), dan 11 poin dari Jorge Martin (Aprilia). Melihat performa tersebut, Honda dikabarkan sangat serius ingin meminang Diggia.

Mengutip laporan Sky Sports Italy, Honda menjadi tim yang paling vokal dalam pengejaran ini. Raksasa Jepang tersebut sedang merombak proyek besar untuk 2027, termasuk rencana menjadikan Tech3 sebagai tim satelit mereka.

3 Opsi yang Dimiliki Fabio Di Giannantonio

Meski banyak tawaran menggiurkan, prioritas Fabio Di Giannantonio dan agennya, Diego Tavano, sebenarnya adalah bertahan di VR46.

Namun, ada syarat mutlak yang diajukan kubu Diggia kepada Ducati: Status pembalap pabrikan di VR46 dan kenaikan gaji. Jika Ducati ragu untuk memenuhi permintaan tersebut, bukan tidak mungkin Diggia akan memilih hengkang.

Apalagi Di Giannantonio setidaknya punya tiga opsi saat ini. 

  • 1. KTM: Ingin menduetkan Diggia dengan Alex Marquez. Santer dikabarkan bahwa Alex Marquez sudah sepakat bergabung dengan pabrikan Austria tersebut.
  • 2. Trackhouse Racing: Mencari pengganti sepadan setelah Ai Ogura memutuskan untuk menyeberang ke Yamaha.
  • 3. Honda: Jika Fabio Quartararo benar-benar ke Honda, duet Quartararo dan Di Giannantonio bisa menjadi "Dream Team" baru bagi HRC untuk mengembalikan kejayaan mereka di kelas para raja.

Sumber: Sky Sports Italy, Crash

Video Populer

Foto Populer