Pedro Acosta Bingung Lihat Marc Marquez di Hungaria: Grip-nya Seperti dari Dunia Lain

Pedro Acosta tak habis pikir dengan kecepatan Marc Marquez di Hunaria. Sulit dipahami!

Bola.com, Jakarta - Pedro Acosta mengakui keunggulan Marc Marquez pada sprint race MotoGP Hungaria 2026 sulit dijelaskan.

Menurut pembalap KTM itu, tingkat cengkeraman motor Ducati yang dikendarai Marquez berada di level yang jauh berbeda dibandingkan para rivalnya.

Marquez melanjutkan performa impresifnya di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6-6-2026). Setelah merebut pole position dengan mengungguli Acosta pada sesi kualifikasi pagi hari, pembalap Ducati tersebut tampil dominan untuk memenangi sprint race.

Start dari posisi terdepan, Marquez langsung menjauh dari kejaran Acosta.

Saat melintasi garis finis, juara dunia bertahan itu unggul 1,5 detik atas pembalap Spanyol tersebut. Bahkan, selisih keduanya sempat menembus dua detik pada fase tengah balapan.

Kecepatan Marquez juga terlihat dari catatan lap terbaiknya. Ia membukukan waktu tercepat yang 0,431 detik lebih baik dibandingkan Acosta, dengan torehan itu dibuat sejak lap kedua.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Keunggulan Marquez

Usai balapan, Acosta menilai keunggulan utama Marquez berasal dari daya cengkeram motor Ducati yang menurutnya berada di luar jangkauan motor-motor lain di lintasan.

"Cukup lihat bagaimana cepatnya dia keluar dari Tikungan 4 pada lap pertama. Dari situ, Anda bisa memahami bahwa tingkat cengkeramannya berada di dunia yang berbeda dibandingkan motor-motor lain," kata Acosta di Hungaria, Sabtu.

Kendati gagal menandingi laju Marquez, Acosta tetap puas bisa kembali naik podium.

"Namun, ini tetap hasil yang bagus. Saya kembali berada di podium," ujarnya.

Pembalap berusia 22 tahun itu mengaku kesulitan memahami mengapa Marquez bisa langsung tampil sangat cepat sejak awal balapan, sementara dirinya dan beberapa pembalap lain membutuhkan waktu untuk mencapai ritme terbaik.

"Cukup aneh untuk dipahami," ujar Acosta.

"Dia langsung sangat cepat."

"Saya membutuhkan beberapa lap untuk kembali menemukan kecepatan. Dari belakang juga terlihat hal yang sama terjadi pada Marco Bezzecchi bersama Aprilia. Dia membutuhkan beberapa lap untuk menjadi cepat, lalu ritmenya menjadi cukup stabil," jelasnya.

"Karena itu, cukup sulit memahami mengapa kami membutuhkan waktu untuk mencapai kecepatan tersebut," lanjut Acosta.

Tak Yakin Bisa Menahan Marquez

Acosta juga tidak yakin hasil sprint race akan berbeda, meski ia berhasil menyalip Marquez pada saat start.

Menurutnya, keunggulan Marquez di sektor terakhir dan saat keluar dari Tikungan 4 akan tetap memberinya peluang besar untuk merebut posisi terdepan.

"Tidak. Dengan kecepatannya di sektor terakhir dan saat keluar dari Tikungan 4, dia akan memiliki peluang besar untuk menyalip saya. Jadi, hari ini posisi kedua sudah cukup baik," tutur Acosta.

Ia mengakui start yang dilakukannya tidak terlalu istimewa. Selain itu, kondisi Tikungan 1 yang sulit juga membuat hampir seluruh pembalap lebih berhati-hati pada lap-lap awal.

"Maksud saya, saya tidak melakukan start yang luar biasa," ungkapnya.

"Lalu memang benar, semua orang mengalami kesulitan hari ini karena Tikungan 1 sangat rumit. Ya, semua pembalap lebih berhati-hati," imbuh pembalap asal Spanyol itu.

Cari Cara Menantang Marquez

Acosta masih berpeluang memburu kemenangan grand prix pertamanya musim ini pada balapan utama, Minggu (7-6-2026).

Namun, ketika ditanya apakah dirinya mampu meningkatkan performa untuk menantang Marquez, ia memilih tidak memberikan janji besar.

"Kami berharap begitu," kata Acosta.

"Kami harus memeriksa semua data yang ada, lalu mencoba melakukan peningkatan. Hanya itu yang bisa kami lakukan," tambahnya.

 

Sumber: Crash

Video Populer

Foto Populer