FIFA Jual Lagi Tiket Piala Dunia 2026 di Tengah Kabar Sepinya Pembelian

Media Amerika Serikat, LA Times, mengabarkan FIFA kembali membuka penjualan tiket Piala Dunia 2026 setelah muncul laporan mengenai pembelian yang belum maksimal untuk sejumlah pertandingan.

Bola.com, Los Angeles - Media Amerika Serikat, LA Times, mengabarkan bahwa FIFA kembali membuka penjualan tiket Piala Dunia 2026 setelah muncul laporan mengenai pembelian yang belum maksimal untuk sejumlah pertandingan.

Pada Selasa (21-4-2026), FIFA mengumumkan bahwa persediaan tiket baru untuk seluruh 104 pertandingan akan mulai dijual pada Rabu (22-4-2026) pukul 08.00 PDT atau 22.00 WIB melalui situs FIFA.

Penjualan dilakukan untuk berbagai kategori tempat duduk.

Tiket yang tersedia mencakup kategori satu hingga tiga, termasuk kursi baris depan pada laga tertentu. FIFA menyebut penjualan tahap ini akan berlangsung sampai akhir turnamen.

Selain itu, FIFA memastikan tiket tambahan akan terus dilepas secara bertahap hingga final. Partai puncak Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di East Rutherford, New Jersey, pada 19 Juli 2026.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan lebih dari lima juta tiket telah terjual. Angka itu berpotensi melampaui rekor kehadiran 3,5 juta penonton yang tercipta pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sejumlah Laga yang Belum Penuh

Namun, penjualan tiket terbaru ini hadir hanya tiga pekan setelah FIFA menyebut periode sebelumnya sebagai tahap keempat sekaligus terakhir. Situasi itu memunculkan perhatian karena adanya laporan bahwa sejumlah laga besar masih menyisakan banyak tiket.

Satu di antara pertandingan yang disebut belum penuh adalah partai pembuka Timnas Amerika Serikat melawan Paraguay di SoFi Stadium. Menurut laporan tersebut, tiket terjual untuk laga itu berada di angka 40.934 lembar.

Jumlah itu disebut sekitar 10 ribu lebih sedikit dibanding partai antara Iran kontra Selandia Baru di stadion yang sama.

FIFA mencatat kapasitas venue tersebut untuk Piala Dunia mencapai 69.650 penonton.

"Penjualan tiket Piala Dunia tetap kuat dengan tingkat minat tinggi untuk seluruh pertandingan. Informasi yang dikutip The Athletic tidak secara akurat mencerminkan penjualan sebenarnya hingga saat ini," tulis juru bicara FIFA dinukil The Times.

FIFA tidak menjelaskan secara terperinci bagian mana dari angka tersebut yang dianggap tidak akurat. Federasi Sepak Bola Dunia itu hanya mengatakan tiket akan terus dijual dengan sistem siapa cepat dia dapat hingga turnamen berakhir.

Belum Termasuk Izin Masuk ke Negara Tuan Rumah

Saat penjualan pertama dibuka pada Oktober 2025, laga pembuka Amerika Serikat menjadi pertandingan dengan harga tiket tertinggi ketiga. Harga itu hanya berada di bawah final dan satu partai semifinal.

Tiket kategori teratas untuk laga tersebut dibanderol antara 1.940 dolar AS hingga 2.370 dolar AS atau sekitar Rp33 juta sampai Rp40 juta.

Harga tinggi itu diduga menjadi satu di antara faktor yang memengaruhi minat pembeli.

FIFA juga mengingatkan bahwa tiket pertandingan tidak otomatis menjamin izin masuk ke tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Suporter diminta memeriksa aturan perjalanan melalui situs pemerintah masing-masing.

Pemerintah Amerika Serikat disebut menghentikan penerbitan visa bagi warga dari 39 negara. Beberapa di antaranya termasuk peserta Piala Dunia 2026, seperti Haiti, Senegal, Pantai Gading, dan Iran.

 

Sumber: LA Times

Video Populer

Foto Populer