Hasil Rapat Anggota NOC Indonesia: Cabor Padel dan Cheerleading Resmi Gabung, Ditawari Jadi Tuan Rumah World Combat Games 2027

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menggelar Rapat Anggota Tahunan 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (9-5-2026) dengan dihadiri 72 anggota cabang olahraga.

Bola.com, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menggelar Rapat Anggota Tahunan 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (9-5-2026) dengan dihadiri 72 anggota cabang olahraga.

Forum strategis itu menghasilkan sejumlah keputusan penting yang bakal memengaruhi peta olahraga nasional ke depan.

Satu di antara keputusan paling ditunggu adalah penerimaan dua cabang olahraga baru sebagai anggota NOC Indonesia.

Keduanya diterima secara aklamasi, yaitu Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PB PI) dan Indonesian Cheer Association (ICA), sehingga total anggota NOC Indonesia kini resmi bertambah menjadi 74 cabang olahraga.

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menilai masuknya dua cabor baru itu mencerminkan geliat olahraga nasional yang kian hidup.

Padel secara khusus disebut mendapat dorongan kuat, seiring tingginya minat masyarakat dan statusnya sebagai cabang yang akan dipertandingkan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

"Di Rapat Anggota, kami telah menerima dua anggota baru, yaitu Indonesian Cheer Association dan juga PB Padel Indonesia atas persetujuan dari 72 anggota. Untuk padel, kami sudah lebih dulu menjalin komunikasi, termasuk saat pertemuan dengan federasi internasional di Lausanne bersama Presiden Padel dunia. Ini membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan, termasuk di tingkat Asia," ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Aspirasi Event Internasional

Rapat juga menjadi wadah bagi sejumlah cabor untuk menyampaikan aspirasi soal penyelenggaraan event internasional di Indonesia.

Beberapa agenda yang mengemuka antara lain kejuaraan angkat besi pada akhir tahun dan Open Championship open water aquatic di Bali yang akan menyedot peserta dari berbagai penjuru dunia.

Namun, satu tawaran besar langsung menyita perhatian seluruh peserta rapat.

Presiden Alliance of Independent Recognised Members of Sport (AIMS), Stephan Fox, secara langsung menawarkan Jakarta sebagai tuan rumah World Combat Games 2027.

Okto menyatakan tawaran itu bukan sekadar kehormatan biasa, melainkan membawa dampak strategis yang jauh lebih besar dari sekadar penyelenggaraan turnamen.

Sebab, sejumlah nomor cabang olahraga bela diri yang masuk World Combat Games merupakan bagian dari jalur kualifikasi resmi menuju Olimpiade.

"Yang menarik, jika Indonesia siap menjadi tuan rumah World Combat Games, maka proses kualifikasi Olimpiade dari beberapa nomor cabang olahraga bela diri akan dilaksanakan di Indonesia. Artinya, event ini tidak hanya sekadar kejuaraan, tetapi juga menjadi bagian dari jalur resmi menuju Olimpiade," jelas Okto.

Tidak Akan Disia-siakan

Okto memastikan peluang tersebut tidak akan disia-siakan dan akan segera ditindaklanjuti melalui komunikasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah. Kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah menjadi hal yang harus dipastikan secepatnya.

"Ini peluang yang sangat besar. Kami berharap mendapat dukungan penuh dari seluruh stakeholder, karena ini bukan hanya tentang penyelenggaraan event, tetapi juga positioning Indonesia dalam peta olahraga dunia," imbuh Okto.

Di luar agenda tuan rumah, isu pendanaan atlet dan cabor turut mendominasi jalannya rapat.

NOC Indonesia menegaskan posisinya sebagai jembatan antara cabor dan pemerintah, terutama dalam menyuarakan kebutuhan pembiayaan yang kerap menjadi hambatan prestasi.

"Kami mendengarkan langsung berbagai masukan dan keluhan dari cabang olahraga, khususnya terkait pembiayaan. Prestasi tidak bisa instan, butuh proses panjang dan dukungan berkelanjutan. Karena itu, semua kepentingan harus diselaraskan dengan satu tujuan utama: mendorong prestasi olahraga Indonesia di panggung dunia," papar Okto.

Langkah Konkret

Okto mengungkapkan langkah konkret yang akan segera diambil untuk membuka dialog langsung soal anggaran.

NOC Indonesia bersama 72 anggotanya berencana melayangkan surat resmi kepada Kementerian Keuangan dalam waktu dekat.

"Kami berharap ada keberpihakan yang lebih maksimal dalam pembiayaan. NOC Indonesia bersama 72 anggota dalam waktu dekat akan bersurat kepada Kementerian Keuangan untuk membuka ruang komunikasi langsung. Kami yakin, dengan duduk bersama, akan ada solusi konkret," imbuh Okto.

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer