Herry Kiswanto Buka Kartu Penyebab Persela Terus Menanjak

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 25 Mei 2017, 11:15 WIB
Gelandang Persela, Kosuke Yamazaki Uchida, punya kontribusi besar membuat prestasi timnya terus menanjak di Liga 1 2017. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Bola.com, Lamongan - Persela Lamongan bukanlah tim bertabur bintang. Hal itu bisa dilihat dari mayoritas materi pemain yang bisa dibilang biasa-biasa saja. Namun, saat ini banyak klub lain yang dibuat iri, sebab dengan kedalaman skuat yang mereka miliki, prestasi Persela terus menanjak.

Tim besutan Herry Kiswanto ini menjelma menjadi tim kuat meski tidak segemerlap tim papan atas lainnya. Sebagai bukti, tiga tim besar menjadi korban kedigdayaan Persela di Stadion Surajaya, Lamongan.

Sebut saja Madura United yang dilumat 2-0 (21/4/2017), menang atas Persija Jakarta 1-0 (10/5/2017), dan terakhir Arema FC dipermak 4-0 (21/5/2017). Kemenangan dengan gol sebesar itu dari tim sekelas Arema FC semakin menegaskan, siapa pun yang bertamu ke kandang Persela patut waspada.

Pelatih Herry Kiswanto menyebutkan kunci keberhasilan timnya sejauh ini adalah mentalitas serta motivasi besar yang dimiliki anak buahnya di beberapa pertandingan terakhir. Ia menyebutkan, sejak kekalahan 1-2 dari Bali United di kandang (30/4/2017), para pemain Persela tidak mau kalah lagi, apalagi jika tampil di depan publik sendiri.

Advertisement

Tidak hanya itu, kekompakan pemain Persela, baik di dalam maupun di luar lapangan menjadikan mereka tampil solid. Dari situ pula ada kesamaan tujuan di setiap individu pemain yang berdampak positif pada penampilan di lapangan.

"Di samping itu, ada satu pemain kami yang pekerja keras. Etos dan effort kerja pemain ini tampaknya menular pada pemain lain," tutur pelatih yang akrab disapa Herkis ini, merujuk pada penampilan Kosuke Yamazaki Uchida.

Terlepas dari faktor nonteknis, Herry Kiswanto juga mengaku telah menemukan formula yang tepat untuk timnya. Ia mengakui sejak menang dari Madura United dan menahan Perseru Serui di luar kandang, ia melihat anak buahnya sudah menikmati pola main dan strategi yang ia pilih.

"Saya tidak mungkin sebutkan secara detail karena itu menjadi rahasia dapur tim kami. Saya juga melakukan rotasi dan tidak membiasakan tim saya ketergantungan pada satu pemain saja," tutur Herkis.

Herkis mengungkapkan kecocokan karakter individu pemainnya dengan formula yang ia terapkan juga menjadikan penampilan Persela semakin seimbang, garang di depan, dan kuat di belakang.