Marc Marquez Tak 100 Persen pada Pramusim MotoGP di Sepang

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 29 Jan 2020, 12:45 WIB
Pembalap Ducati asal Italia, Danilo Petrucci memimpin balapan Grand Prix MotoGP Italia di sirkuit Mugello, Italia (2/6/2019). Petrucci mencatatkan waktu 41 menit 33,794 detik. Dia unggul 0,043 detik dari Marc Marquez dan Andrea Dovizioso dengan catatan waktu 0,338 detik. (AP Photo/Antonio Calanni)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, akan tiba pada uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, 7-9 Februari dalam kondisi fisik 60-70% saja. 

Dalam acara yang ia hadiri bersama sang adik sekaligus tandem barunya, Alex Marquez, tersebut, pebalap asal Spanyol ini dianugerahi penghargaan Atlet Spanyol Terbaik 2019 karena sukses meraih gelar dunianya yang kedelapan.

Advertisement

Marquez mengalami dislokasi bahu kanan parsial akibat kecelakaan di Sepang dan Jerez pada November lalu. Ia menjalani operasi tak lama setelahnya, namun proses pemulihannya berjalan lebih lamban daripada cedera dislokasi bahu kiri yang jauh lebih parah pada akhir 2018.

"Sudah jelas bahwa kondisi bahu saya belum sempurna. Jelas saya ingin tiba dengan kondisi yang lebih baik, tapi masa pemulihan saya menuju ke arah yang tepat. Memang benar, jika dibandingkan bahu yang satu lagi, masa pemulihannya lebih lamban dari tahun lalu," ujar Marquez kepada MotoGP.com di sela acara penghargaan Grand Gala de Mundo Deportivo, Selasa (28/1/2020).

Marc Marquez memang diketahui pernah mengalami dislokasi bahu kiri pada 2014 lalu, namun sama sekali tak ditangani serius secara medis, sampai akhirnya benar-benar memburuk hingga harus dioperasi pada Desember 2018.

Video

2 dari 2 halaman

Pemulihan Panjang

Pembalap Repsol Honda Team, Marc Marquez (depan) dan rekan setimnya Jorge Lorenzo saat latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Jumat (1/11/2019). Marc Marquez berada di posisi keempat pada FP1 MotoGP Malaysia. (AP Photo/Vincent Thian)

Uniknya, cedera pada bahu kanannya kali ini lebih ringan, tapi ternyata masa pemulihannya lebih panjang.

"Operasi tahun lalu lebih rumit, tapi proses pemulihannya berbeda, sementara yang kali ini pemulihannya lebih lamban," tutur Marc Marquez.

Rider yang akan berusia 27 tahun pada 17 Februari nanti ini pun menegaskan akan tetap ikut dalam uji coba Sepang pada 7-9 Februari, namun tak yakin dirinya bisa benar-benar fit untuk menjalankan semua program yang telah ditetapkan Honda Racing Corporation (HRC).

"Mungkin saya takkan tiba di uji coba Malaysia dalam kondisi 100%, tapi jelas saya bekerja keras untuk tiba dengan kondisi minimal 60-70%. Target saya adalah tiba dengan kondisi 100% di balapan Qatar. Kami menuju arah yang baik," pungkas Marquez.

Usai menjalani uji coba Sepang, Marquez dan para pebalap MotoGP lainnya akan turun dalam uji coba pramusim di Losail, Qatar, pada 22-24 Februari, sebelum menjalani seri pembuka di trek yang sama pada 6-8 Maret.

 

Sumber: MotoGP

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya, published 29/1/2020)

Berita Terkait