Saran Pelatih Persipura untuk PSSI Andai Liga 1 2020 Dibatalkan

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 07 Apr 2020, 22:00 WIB
Persipura Jayapura - Jacksen F. Tiago (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago, memprediksi kompetisi Shopee Liga 1 2020 bakal disetop total, atau dibatalkan, akibat pandemi virus corona. Jika hal itu terjadi, Jacksen punya solusi buat PSSI.

Status darurat bencana yang ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia membuat PSSI menghentikan sementara kompetisi Shopee Liga 1 2020. Kompetisi elite Indonesia itu dihentikan dengan menunggu status darurat wabah corona yang ditetapkan pemerintah sampai 29 Mei 2020.

Advertisement

Kompetisi rencananya bergulir lagi setelah 1 Juli 2020. Namun, hal itu akan menunggu sikap Pemerintah apakah memperpanjang status darurat bencana pandemi virus corona atau menghentikannya hanya sampai 29 Mei.

Bagi Jacksen, kompetisi Shopee Liga 1 2020 sudah tidak ideal untuk diteruskan. Pelatih Persipura Jayapura asal Brasil itu menyarankan agar PSSI membentuk turnamen dengan sistem gugur untuk mengisi kekosongan kompetisi jika akhirnya disetop secara total.

"Saya pribadi melihat kemungkinan (Liga 1 2020) ditunda (secara total). Mungkin harus ada event pengganti," kata Jacksen F. Tiago seperti diungkap dalam Youtube resmi klub, Selasa (7/4/2020).

"Bukan liga, seperti Piala Indonesia dengan sistem gugur. Yang pasti, buat saya Liga 1 2020 ini sudah ambruk dan habis. Saya selalu berpikir keadaan terburuknya. Jika di tengah jalan membaik, maka kita harus bersyukur," tegas Jacksen.

Persipura Jayapura mengawali musim ini dengan gemilang. Klub berjulukan Mutiara Hitam itu menghuni peringkat keempat dengan raihan enam poin hasil dua kali menang dan sekali kalah.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Pantau Latihan

Pemain Persipura Jayapura saat melawan Persib Bandung pada laga Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (18/5). Persib menang 3-0 atas Persipura. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Persipura Jayapura sudah meliburkan seluruh pemainnya sejak PSSI menghentikan sementara kompetisi. Meskipun diliburkan, para pemain tetap diberikan menu latihan secara mandiri.

Para pemain diminta menyetor video rekaman latihan secara berkala. Jika hal itu tak dilakukan, manajemen menyiapkan sanksi berupa denda kepada pemain.

Berita Terkait