Klub Serie A Bisa Latihan Lagi tapi Belum Ada Jaminan Kompetisi Dilanjutkan

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 21 Apr 2020, 15:15 WIB
Para pemain berlatih sebelum laga Serie A antara Inter Milan dan Juventus di Allianz Stadium, Turin, Italia, Minggu (8/3/2020). Pertandingan yang dimenangkan Juventus 2-0 itu digelar tanpa penonton akibat kekhawatiran akan penyebaran virus corona (COVID-19). (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Bola.com, Milan - Klub-klub Serie A berencana melanjutkan latihan setelah pemerintah Italia melonggarkan lockdown pada 4 Mei. Namun, rencana tersebut masih menjadi perdebatan

Tujuh klub, yakni Torino, Sampdoria, Bologna, SPAL, Berscia, Parma, dan Undinese, menolak rencana latihan lagi karena situasi belum pulih total.

Advertisement

Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, memberikan jawaban abu-abu mengenai kans tim Serie A dapat melanjutkan pelatihan setelah 4 Mei.

Spadafora merupakan pejabat yang sangat lantang menyuarakan penghentian kompetisi sejak virus corona merebak di Italia. Namun, ia juga memberi sedikit dukungan klub kembali beraktivitas setelah jumlah kasus di Italia menurun. 

"Saat ini, saya tidak dapat mengkonfirmasi dimulainya kembali pelatihan pada 4 Mei atau musim," katanya kepada Tg2 Post, dikutip Football Italia.

Spadafora akan bertemu Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Rabu (22/4/2020), untuk membahas nasib kompetisi 2019-2020.

"Olahraga bukan hanya sepak bola atau Serie A. Serie A adalah industri ekonomi, tetapi kami juga fokus pada sisi sepak bola Pada hari Rabu saya akan bertemu FIGC, yang akan mempresentasikan protokol latihan. Kami akan mengevaluasinya bersama.

"Kami harus memahami apakah sepak bola siap untuk memulai kembali latihan. Saya akan mengevaluasi dengan sangat hati-hati, tetapi itu tidak boleh memberikan ilusi bahwa melanjutkan pelatihan berarti melanjutkan kampanye," tegasnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Masih Berisiko?

Bangku-bangku penonton di Stadion Alianz Arena, kosong saat Juventus menang 2-0 atas Inter Milan, Senin (9/3/2020) dini hari WIB. (Vincenzo PINTO / AFP)

Vincenzo Spadafora mengkonfirmasi bahwa pada 4 Mei, lockdown Italia akan dilonggarkan. Beberapa fasilitas akan kembali dibuka, termasuk untuk atlet profesional. 

Menanggapi hal itu, Federasi Sepak Bola Italia, (FIGC), telah menyusun protokol latihan klub dan kompetisi. Namun, tidak semua klub memiliki peralatan lengkap untuk persyaratan tersebut.

Ahli penyakit menular terkemuka Italia, Giovanni Rezza mengatakan, kompetisi Serie A bisa dilanjutkan dalam waktu satu bulan. 

Namun, harus ada dua syarat apabila ingin kembali digelar, yakni tanpa penonton dan dengan pengamanan yang ketat.

FIGC telah membuat protokol keamanan pemain dan staf selama pandemi virus corona. Klub ingin memulai latihan pada 4 Mei, sementara Liga dimulai lagi pada 30-31 Mei.

“Seperti keadaan hari ini, Serie A tidak dapat dilanjutkan, tetapi bisa dilakukan dalam waktu satu bulan, tanpa penonton dan dengan protokol yang ketat," kata Giovanni Rezza.

Rezza mengingatkan, sepak bola bisa membahayakan karena menyebabkan kerumunan.

“Setiap pertandingan membawa beberapa tingkat risiko. Yang harus kita lakukan adalah menurunkan risiko sebanyak mungkin dengan menetapkan pedoman yang sangat ketat," katanya.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait