Menengok 3 Laga Pertama Liga 1 2020, Widodo C Putro Evaluasi Performa Persita

oleh Nandang Permana diperbarui 01 Jul 2020, 12:30 WIB
Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro, saat sesi latihan jelang laga Shopee Liga 1 di Stadion Sport Center Tangerang, Kamis, (5/3/2020). Persita akan berhadapan dengan PSM Makassar. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Shopee Liga 1 2020 bakal kembali berlanjut pada Oktober mendatang. Persita Tangerang yang belum meraih kemenangan dalam tiga laga awal Liga 1 2020 sebelum kompetisi terhenti, tentu ingin memperbaiki performa tim dalam pertandingan. Sang pelatih, Widodo Cahyono Putro, pun menegaskan adanya evaluasi tim jelang kembalinya Pendekar Cisadane kembali berkompetisi.

Dalam tiga pertandingan yang sudah dijalani Persita Tangerang, Hamka Hamzah dkk. baru meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan. Dengan raihan dua poin, Pendekar Cisadane saat ini bertengger di peringkat 14 dalam klasemen Liga 1 2020.

Advertisement

Pelatih Persita Tangerang, Widodo C Putro, mengatakan hal yang paling perlu dilakukan adalah peningkatan fisik pemain dan setelah itu langsung melakukan evaluasi berdasarkan dari tiga pertandingan terakhir.

"Yang pertama persiapan individualnya, karena saya yakin latihan mandiri mereka itu kurang maksimal. Selanjutnya, kami langsung ke fase evaluasi dengan mengulas tiga pertandingan terakhir," kata Widodo kepada Bola.com, Selasa (30/6/2020).

Dari tiga pertandingan itu, Widodo C Putro mengatakan banyak hal yang harus diperbaiki. Apalagi, dalam pertandingan terakhir saat dijamu Persikabo di Stadion Pakansari, 15 Maret 2020, Persita Tangerang mampu mengurung tim tuan rumah, tapi gagal menang dan harus pulang dengan tangan hampa.

Video

2 dari 2 halaman

Faktor Penyebab Persita Belum Menang

Pemain Persita Tangerang, Tamirlan Kozubaev, saat melawan PSM Makassar pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Sport Center Tangerang, Jumat, (6/3/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menurut Widodo C Putro, selain kurang beruntung, kesabaran pemain pun menjadi catatan penting. Pada pertandingan melawan Persikabo, para pemain Persita Tangerang kurang sabar dalam menjalankan taktikal dan terburu-buru dalam melakukan penyelesaian akhir.

"Dalam tiga pertandingan yang sudah dijalani, kami belum menang. Ya, mungkin selain keberuntungan, kurang kesabaran dalam membaca taktikal. Ketika melawan Persikabo, kalau menurut saya, kepercayaan dirinya terlalu berlebihan," ujarnya.

"Persita bisa mengurung, tapi akhirnya lengah. Persikabo bisa memanfaatkannya. Tapi, ya itulah sepak bola. Makanya harus ada evaluasi dan introspeksi pemain. Semua yang terlibat dalam tim harus introspeksi dengan hasil yang sudah diraih. Saya berharap pemain menjaga kondisi sebelum berkumpul nanti," lanjut Widodo C Putro mengakhiri pembicaraan.

Berita Terkait