Psywar Pelatih Dynamo Kiev Jelang Liga Champions: Barcelona Tidak di Level untuk Juara

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 04 Nov 2020, 19:00 WIB
Pelatih Dynamo Kyiv, Mircea Lucescu, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Gent pada laga kedua play-off Liga Champions di Stadion Olimpiade Kiev, Rabu (30/9/2020) dini hari WIB. Dynamo Kyiv menang 3-0 atas Gent. (AP Photo/Efrem Lukatsky)

Bola.com, Jakarta - Sebuah psywar dilontarkan oleh pelatih Dynamo Kiev, Mircea Lucescu, jelang pertemuan tim asuhannya dengan Barcelona di matchday ketiga Liga Champions, Kamis (5/11/2020) dini hari WIB. Lucescu optimistis Barcelona yang belakangan sulit meraih hasil positif tidak dalam level yang sesuai untuk menjuarai Liga Champions.

Barcelona menjamu Dynamo Kiev di Camp Nou nanti malam. Barcelona sendiri sudah memenangi dua laga pertama fase grup Liga Champions, yaitu saat menghadapi Juventus dan Ferencvaros.

Advertisement

Namun, ketika tampil di La Liga, Barcelona seperti melempem. Dalam empat laga terakhirnya, Barcelona belum meraih kemenangan. Blaugrana hanya meraih dua poin dari 12 poin yang seharusnya bisa didapatkan dari empat laga tersebut.

Meski tampil bagus dalam dua laga awal Liga Champions, Barcelona diragukan bisa tampil bagus dalam laga-laga selanjutnya. Lucescu menilai Barcelona bakal sulit bersaing untuk menjadi juara.

"Saya pikir Barcelona tidak berada di level yang tepat untuk menjadi juara Liga Champions," ujar Lucescu seperti dikutip Marca.

"Bayern Munchen, Manchester United, atau PSG memiliki lebih banyak kans," lanjutnya.

Kendati demikian, Lucescu tidak bermaksud meremehkan Barcelona yang musim ini ditangani Ronald Koeman. Kendati sulit bersaing, Barcelona tetap sebuah tim yang kuat.

"Bagaimanapun, Barcelona punya Lionel Messi yang sangat penting. Pelatih baru butuh waktu minimal enam bulan dan kita akan melihat Barcelona dengan wajah yang berbeda pada musim semi," ujarnya.

Video

2 dari 2 halaman

Faktor Bayern Munchen

Pemain Bayern Munchen merayakan gol yang dicetak Thomas Mueller ke gawang Barcelona pada perempat final Liga Champions 2019/2020 di Estadio Da Luz, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB. Bayern Munchen menang telak 8-2 atas Barcelona. (AFP/Manu Fernandez/pool)

Mircea Lucescu mengamini pendapat bahwa kegagalan musim 2019/2020 membawa dampak besar bagi Barcelona. Kekalahan dengan skor telak 2-8 dari Bayern Munchen bakal menjadi 'hantu' bagi para pemain kunci Barcelona. Momen itu bakal sulit dilupakan.

"Setelah pertandingan melawan Bayern Munchen, dapat dimengerti bahwa Barcelona ingin melakukan perubahan. Mereka memiliki skuat dengan pemain yang sangat bertalenta, tapi mereka butuh waktu untuk mempelajari mekanismenya," kata Lucescu.

"Barcelona adalah tim yang lebih baik bermain di Liga Champions daripada La Liga, karena di kompetisi domestik, rival lain mengenal mereka dengan sangat baik," tutup Lucescu.

Sumber: Marca

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 4/11/2020)