Crazy Rich Malang Bertemu dengan Iwan Budianto, Bahas Lanjutan Tawaran Saham Arema?

oleh Iwan Setiawan diperbarui 22 Apr 2021, 17:00 WIB
Crazy Rich Malang Gilang Widya Pramana (Sumber: Instagram/juragan_99)

Bola.com, Malang - Arema FC kembali dikaitkan dengan crazy rich Malang, Gilang Widya Pramana, sebagai calon investor barunya. Di media sosial, sejak Kamis (22/4/2021) pagi, bermunculan unggahan pengusaha kosmetik dan transportasi itu berfoto bersama dengan pemilik saham Arema yang kini duduk sebagai Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto (IB).

Banyak yang menyebut pertemuan itu sebagai lanjutan pembicaraan terkait tawaran saham dari Arema FC kepada Gilang. Pada awal 2021, pria yang dikenal sebagai crazy rich Malang itu mengaku ditawari 30 persen saham Arema. Tapi, dia butuh waktu untuk memikirkan sisi keuntungan bisnis dari mengelola Singo Edan.

Advertisement

Pada Rabu (21/4/2021) malam, Gilang berdiskusi langsung dengan IB. Ada juga dalam pertemuan itu selebritis papan atas Tanah Air, Rafi Ahmad, yang kini jadi Chairman, RANS Cilegon FC (Liga 2).

Pertemuan itu terpantau dari story Instagram milik Gilang. “Gak ada apa-apa. Cuma diskusi ringan tentang Arema dan sepak bola Indonesia,” tulis Gilang dalam postingan foto bersama Iwan Budianto.

Tapi fans Arema menganggap pertemuan itu sebagai hal serius. Mereka juga berharap Arema FC dipegang pengusaha seperti Gilang agar lebih profesional dan mapan secara keuangan.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Manajemen Arema Belum Dapat Detail Isi Pertemuan

Arema FC - Ilustrasi Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Di Indonesia banyak klub tumbuh besar karena ada pengusaha kuat di belakangannya. Contohnya Bali United yang di dukung penuh pengusaha, Pieter Tanuri. Persib Bandung juga disokong Glenn Sugita.

Koneksi dari para pengusaha itu juga bisa mendatangkan banyak sponsor untuk tim. Imbasnya, mereka bisa membuat tim tangguh dengan banyak pemain berkualitas di dalamnya.

Hanya saja manajemen Arema saat ini belum dapat informasi terkait detail pertemuan itu. “Mungkin pembahasannya di level direksi (terkait perkembangan Gilang sebagai calon bos Arema). Kalau di manajemen, belum ada update,” kata manajer bisnis Arema, Yusrinal Fitriandi.