Pelatih PSG Tanggapi Rumor Keretakan Hubungan Mbappe dan Messi, Lugas Salahkan Emiliano Martinez

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 28 Des 2022, 13:30 WIB
Kylian Mbappe dan Lionel Messi membawa PSG menang 3-2 atas RB Leipzig pada laga ketiga Grup A Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (20/10/2021) dini hari WIB. (AFP/Anne-Christine POUJOULAT)

Bola.com, Paris - Pelatih Paris Saint-Germain, Christophe Galtier, membantah ada keretakan hubungan antara Lionel Messi dan Kylian Mbappe. Dia mengatakan Mbappe telah memberi selamat kepada Messi atas kemenangannya di final Piala Dunia 2022. 

Lionel Messi dan Kylian Mbappe saling berjibaku di final Piala Dunia 2022, pada 19 Desember 2022. Trofi Piala Dunia direngkuh Messi setelah Argentina menang adu penalti atas Prancis yang diperkuat Mbappe. 

Advertisement

Kemenangan itu sangat bersejarah bagi Messi, julukan La Pulga. Messi akhirnya mencicipi gelar Piala Dunia untuk kali pertama. 

Namun, malah Kylian Mbappe yang menjadi sorotan dan berita utama setelah final Piala Dunia. Penyebabnya, dia diejek dengan kejam oleh tim Argentina, memicu desas-desus perseteruan antara dia dan rekan setimnya, Messi, di PSG.

Namun, rumor tersebut dibantah keras oleh Galtier. 

 

2 dari 5 halaman

Komentar Galtier

Christophe Galtier. Kesuksesan mengantar Lille menjuarai Ligue-1 musim lalu tidak membuat pelatih berusia 55 tahun ini dipertahankan manajemen klub. Ia justru hengkang ke OSG Nice musim ini. Hingga pekan ke-9 Nice ada di posisi 3 dengan 16 poin dan masih memiliki 1 partai tunda. (AFP/Valery Hache)

Galtier membantah ada ketegangan antara Messi dan Mbappe. Dia malah menyalahkan kiper Argentina, Emiliano Martinez, yang membidik Mbappe sebagai sasaran bahan ejekan. 

"Saya akan fokus pada hubungan di antara mereka. Bukan Leo Messi yang memutuskan siapa pun. Apa yang saya lihat setelah final, apa yang saya alami, adalah tidak ada alasan untuk mencampuradukkan hal ini karena perilaku penjaga gawang yang memang urusannya," kata Galtier, seperti dikutip Mirror, Rabu (28/12/2022). 

"Yang terpenting bagi saua adalah hubungan para pemain. Sikap Kylian Mbappe sangat bagus, meskipun kalah. Tentu saja dia sangat kecewa, tetapi melakukannya dengan cara berkelas." 

"Dia memberi selamat kepada Leo Messi dan itu sangat bagus untuk klub dan tim," sambung dia. 

 

3 dari 5 halaman

Masa Depan Kylian Mbappe di PSG

Pemain Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Juventus pada pertandingan sepak bola Grup H Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Prancis, 6 September 2022. PSG mengalahkan Juventus dengan skor 2-1. (AP Photo/Thibault Camus)

Sementara itu, masa depan Kylian Mbappe di Paris Saint-Germain (PSG) kembali menjadi perdebatan hangat. Dia dikabarkan mengajukan tiga syarat untuk bertahan di Paris. 

Kabar tersebut dilansir media Spanyol OK Diario, seperti dinuki dari Sportkeeda, Senin (26/12/2022).  

Kylian Mbappe awalnya digadang-gadang akan gabung Real Madrid dengan bebas transfer menjelang musim 2022/2023. Namun, dia tiba-tiba berubah pikiran dan malah meneken kontrak baru di PSG. 

Striker andalan Prancis itu kini terikat kontrak di Les Parisiens hingga akhir musim 2024/2025. Namun, ada kabar dia tidak bahagia dengan situasi di PSG. 

Kylian Mbappe dikabarkan merasa dikhianati oleh PSG yang tidak menepati janji seperti yang disepakati saat perpanjangan kontraknya. Pemain berusia 24 tahun itu disebut-sebut mengancam akan hengkang tahun depan. 

Ada klaim Kylian Mbappe sudah tidak bisa memercayai PSG lagi. Namun, Mbappe kemungkinan akan memberikan kesempatan lagi kepada PSG, tapi dengan syarat khusus. Apa saja syaratnya? 

 

 

 

4 dari 5 halaman

Syarat dari Mbappe

Tuntutan pertama Mbappe adalah PSG harus mendepak Neymar. Kedua bintang PSG tersebut dikabarkan memang tidak rukun. 

Dalam beberapa kesempatan media mencium hubungan yang tidak harmonis antara kedua pemain. Mbappe dan Neymar terlihat bertengkar berebut penalti saat PSG menang 5-2 atas Montpellier pada Agustus 2022. 

Jika Neymar tidak pergi, Mbappe kemungkinan akan memilih hengkang. 

Neymar bukan satu-satunya sosok yang ingin didepak Mbappe dari PSG. Top skorer Piala Dunia 2022 tersebut juga tidak cocok dengan sang pelatih, Christophe Galtier. 

Mbappe mendesak supaya PSG memecat sang pelatih dan sebagai gantinya memboyong Zinedine Zidane. Mantan pelatih Real Madrid itu sedang berstatus tanpa klub. 

5 dari 5 halaman

Minta PSG Rekrut Harry Kane

Harry Kane. Striker Tottenham Hotspur berusia 29 tahun ini hampir selalu mencetak gol dalam 9 laga Spurs di Liga Inggris musim 2022/2023 ini. Dengan koleksi 8 gol, ia hanya gagal mencatatkan namanya dalam papan skor dalam dua laga, yaitu di pekan pertama saat menghadapi Southampton (6/8/2022) dan di pekan ke-5 (31/8/2022) kontra West Ham United. (AFP/Oli Scarff)

Syarat berat ketiga yang diajukan Mbappe adalah PSG merekrut penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane. Mbappe tampaknya ingin berduet dengan kapten Timnas Inggris itu. 

Apakah PSG mau menyanggupi syarat yang diajukan Mbappe? Kita tunggu saja.

Sumber: Mirror, Sportkeeda 

Berita Terkait