Mantan Pemain Chelsea, Christian Atsu Ditemukan Hidup Setelah Terjebak Reruntuhan Bangunan di Turki

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 07 Feb 2023, 06:05 WIB
Christian Atsu. Pemain sayap asal Ghana ini total 5 musim membela Newcastle United sejak didatangkan dari Porto pada 2016/2017. Karena lebih banyak menghuni bangku cadangan sejak dua musim lalu, ia memutuskan hijrah ke klub Arab Saudi, Al Raed mulai musim 2021/2022 ini. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Mantan pemain Chelsea, Christian Atsu dikabarkan telah ditemukan dalam keadaan hidup dan terjebak di bawah reruntuhan bangunan, setelah gempa bumi di Turki.

Pemain asal Ghana itu Ghana terjebak dalam gempa 7,8 yang menghancurkan kota Hatay, tempatnya bermukim saat ini.

Advertisement

Saat gempa terjadi, dia dan staf tim Hatayspor, klub Super Lig Turki Hatayspor, di dalam gedung yang runtuh di sekitar mereka.

Rekan satu timnya ditarik keluar hidup-hidup, tetapi keberadaan Christian Atsu masih belum jelas.

2 dari 3 halaman

Sudah Dibawa ke Rumah Sakit

Aksi pemain Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain (kiri) saat berebut bola dengan pemain Newcastle United, Christian Atsu pada lanjutan Premier League di Anfield, Liverpool, (3/3/2018). Liverpool menang 2-0. (Anthony Devlin/PA via AP)

Media Portugal, A Bola, melaporkan Christian Atsu kini telah diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.

Dia dilaporkan menderita kesulitan bernapas dan mengalami cedera pada kaki kanannya.

Sebelumnya, Newcastle United berdoa untuk kabar positif melalui akun media sosial mereka. Atsu bermain untuk tim antara 2016 dan 2021.

3 dari 3 halaman

Gempa Mematikan

Dua gempa berkekuatan 7,8 dan 7,5 melanda Turki selatan dan tengah dan sebagian Suriah dalam waktu kurang dari 12 jam.

Korban tewas di Turki hingga Selasa (7/2/2023) pagi mencapai lebih dari 2.800.

Sekitar 800 orang tewas dan 2.000 terluka di Suriah, menurut pejabat lokal dan kelompok kemanusiaan yang dikutip oleh kantor berita AFP.

Petugas penyelamat dan warga sipil saling mengedarkan bongkahan beton melintasi pegunungan puing-puing dalam upaya putus asa mencari korban selamat yang terjebak.