Head to Head Real Madrid Vs Osasuna: Los Blancos Bakal Raih Trofi Ke-20 di Copa del Rey?

oleh Hendry Wibowo diperbarui 06 Mei 2023, 10:45 WIB
Gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga berebut bola dengan pemain Osasuna, Ruben Garcia selama pertandingan lanjutan La Liga Spanyol di stadion El Sadar di Pamplona, Spanyol, Minggu (19/2/2023). Pasukan Carlo Ancelotti masih berada di posisi kedua dan tertinggal lima angka dari Barcelona di puncak klasemen. (AP Photo/Alvaro Barrientos)

Bola.com, Jakarta - Bermain di Estadio de La Cartuja, partai final Copa del Rey akan mempertemukan Real Madrid kontra Osasuna tanggal 7 Mei pukul 03.00 WIB.

Dalam perjalanan ke final, Real Madrid mengalahkan Barcelona dengan agregat 5-1. Sementara Osasuna mengandaskan Athletic Bilabo lewat agregat 2-0.

Advertisement

Berbicara rekor head to head, tentunya Real Madrid lebih unggul. Tercatat dalam 10 pertemuan terakhir, Osasuna tidak pernah menang atas Real Madrid.

Kali terakhir Osasuna bisa mengandaskan Real Madrid adalah La Liga musim 2010/2011. Kala itu, Los Blancos kandas 0-1.

Jika ditotal, mengutip situs Transfermarkt, kedua tim sudah bertemu 86 kali di semua kompetisi. Rinciannya Madrid menang 54 kali, imbang 19 kali, dan kalah 13 kali.

2 dari 3 halaman

Gelar ke-20

Real Madrid. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Real Madrid memiliki misi tersendiri dalam final kali ini. Mereka mengincar gelar ke-20 di ajang Copa Del Rey dan mengakhiri puasa gelar di turnamen tersebut sejak 2014.

Selain itu, Real Madrid juga tampak ingin menyelamatkan musim mereka di kompetisi domestik. Diketahui pasukan Carlo Ancelotti sudah hampir tidak mungkin lagi bisa mengejar Barcelona.

Di sisi lain, final ini sangat bersejarah bagi Osasuna. Ini adalah kali kedua mereka bisa merasakan babak final di ajang Copa Del Rey.

3 dari 3 halaman

Fokus Terbelah

Real Madrid menghadapi tantangan berat dalam menyambut laga ini. Tiga pemain mereka diperkirakan akan absen pada laga final ini.

Tiga pemain yang dimaksud adalah Luka Modric, Ferland Mendy, dan David Alaba. Ketiganya sama-sama mengalami cedera.

Selain itu, fokus Real Madrid juga terbelah. Pada tengah pekan nanti mereka harus menjamu Manchester City pada laga leg pertama semifinal Liga Champions.

Carlo Ancelotti sangat diuji saat ini. Kecerdasan dalam melakukan rotasi dari pelatih asal Italia itu sangat diperlukan agar Madrid mampu meraih hasil maksimal pada dua laga krusial itu.

Berita Terkait