Polemik Rumput JIS, Iwan Bule: Sudah Standar FIFA

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 10 Jul 2023, 11:30 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan pesan kepada pemain dan pelatih Timnas Indonesia U-20 saat mendatangi latihan terbuka untuk Piala Asia U-20 2023 di Lapangan C, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Rabu (08/02/2023). Ini merupakan kunjungan terakhir bagi pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut sebelum lengser dari jabatannya pada 16 Februari 2023 melalui Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI periode 2019-2023, Mochamad Iriawan, ikut bicara mengenai polemik rumput di Jakarta International Stadium (JIS). Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menegaskan, rumput di JIS sudah sesuai standar FIFA.

Pernyataan Mochamad Iriawan itu mengacu pada hasil verifikasi FIFA saat mengunjungi Jakarta International Stadium (JIS). Kunjungan itu dilakukan saat Iwan Bule masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.

Advertisement

"Saya tidak tahu sekarang apa rumput tersebut akan diganti atau tidak. Yang jelas, waktu FIFA datang ya itu yang kami dengar ya. Akan tetapi bisa ditanyakan ke FIFA lagi saja," kata Mochamad Iriawan kepada wartawan di Jakarta.

Rumput di JIS menjadi polemik karena dianggap tidak sesuai dengan standar FIFA. Saat ini, rumput di stadion berkapasitas 82 ribu itu akan diganti untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.

2 dari 4 halaman

Masih Kurang

Suasana pertandingan dari atas tribun penonton saat laga persahabatan antara Persija Jakarta menghadapi Chonburi FC dalam rangka Grand Launching Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (24/7/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Mochamad Iriawan mengakui, sejumlah fasilitas di JIS masih kurang. Namun, menurut dia JIS memang dipersiapkan untuk stadion sepak bola.

"Yang jelas, memang dipersiapkan untuk lapangan sepak bola. Akan tetapi, waktu itu sarana pendukungnya masih kurang," ucap Iwan Bule.

"Kalau rumput segala macam tanyakan saya kepada PSSI sekarang. Kan saya sudah tidak di situ lagi," tegas Iwan Bule.

3 dari 4 halaman

Gulma Hingga Kurang Sinar Matahari

Pemain Atletico Madrid U-18, Adrian Gallego Diaz melakukan tendangan pojok saat laga International Youth Championship 2021 antara Barcelona U-18 melawan Atletico Madrid U-18 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Jumat (15/04/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengaku adanya perbedaan kondisi rumput yang terdapat di dalam dan luar JIS. Kondisi di lapangan latihan bagus karena mendapatkan penyinaran matahari yang cukup, sedangkan di dalam stadion terdapat gulma.

"Saya sudah bilang, jangan diperdebatkan lagi. Rumput yang ditanam di dalam lapangan dan luar lapangan itu sama. Kenapa yang di luar lapangan bagus? Karena sinar mataharinya cukup," ucap Erick Thohir.

"Rumput itu hidup karena sinar matahari dan juga air. Kenapa yang di dalam lapangan tidak maksimal? Karena ada gulmanya," tegas Erick Thohir.

4 dari 4 halaman

Mengenal Rumput JIS

Penampakan Rumput Lapangan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

JIS menggunakan jenis rumput hibrida. Penggunaan jenis rumput ini merupakan perpaduan antara zoysia japonica dengan sintesis.

Tak hanya di rumput di lapangan JIS, penggunaan rumput ini juga dilakukan pada lapangan latihan. Namun, hasilnya mengalami perbedaan karena adanya kekurangan sinar matahari.

Rumput JIS butuh disinari matahari selama delapan jam sehari. Selain gulma, rumput JIS yang ditanam di karpet sintetis, medianya cukup dangkal sehingga akarnya tidak tembus ke bawah.

Berita Terkait