Marah Berlebihan usai MU Kalah dari Brighton, Ruben Amorim Minta Maaf: Saya Masih Muda dan Melakukan Kesalahan

Pelatih MU, Ruben Amorim, menyampaikan bahwa kritikan terhadap timnya lebih ditujukan untuk diri sendiri.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 Januari 2025, 10:30 WIB
Ruben Amorim menjadi pelatih Manchester United pertama yang menelan lima kekalahan dalam 10 pertandingan pertamanya sebagai pelatih di semua kompetisi. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih MU, Ruben Amorim, menjelaskan bahwa pernyataannya yang menyebut timnya sebagai "mungkin yang terburuk dalam sejarah klub" setelah kekalahan 3-1 dari Brighton & Hove Albion pada hari Minggu lalu, lebih merupakan kritik terhadap dirinya sendiri daripada para pemainnya.

Sejak mengambil alih posisi pelatih pada November, Amorim telah mencatatkan tujuh kekalahan dari 15 pertandingan yang dijalani MU, yang kini berada di peringkat ke-13 di klasemen Premier League.

Advertisement

Pelatih asal Portugal berusia 39 tahun itu mengaku frustrasi karena belum mampu membantu timnya meraih hasil yang lebih baik.

"Itu lebih untuk saya sendiri. Saya lebih berbicara tentang diri saya daripada para pemain," ujar Amorim kepada wartawan pada Rabu waktu setempat, menjelang laga melawan Rangers di Liga Europa.

"Saya frustrasi kadang-kadang... Saya seharusnya tidak mengatakan hal itu dalam istilah seperti itu, tetapi begitulah adanya... Kadang-kadang sangat sulit untuk menyembunyikan rasa frustrasi," ungkapnya.


Kritik di Ruang Ganti

Ekspresi kecewa pemain Manchester United setelah gawangnya dibobol oleh pemain Brighton, Kaoru Mitoma pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 yang berlangsung di Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (19/01/2025). (AP Photo/Dave Thompson)

Amorim juga mengungkapkan bahwa dia telah menyampaikan perasaan serupa di ruang ganti sebelumnya, tetapi dengan cara yang berbeda.

"Jadi respons dari para pemain cukup normal," tambahnya.

Dia juga mengakui bahwa sebagai pelatih muda, ia masih dalam proses belajar dari kesalahan.

"Terkadang, Anda adalah orang muda dan Anda membuat kesalahan, lalu Anda belajar dan berkembang. Saya tidak bisa menjanjikan bahwa saya tidak akan melakukannya lagi, saya tidak tahu. Tapi, saya akan mencoba untuk menjadi lebih baik," kata Amorim.

Amorim kini menghadapi tantangan besar untuk mengangkat performa MU, tidak hanya di Premier League tetapi juga di Liga Europa, di mana mereka berusaha bangkit dalam pertandingan melawan Rangers.

 

Sumber: Reuters


Cek Persaingan di Liga Inggris Musim Ini

Berita Terkait