Kemitraan Tak Biasa di MotoGP Berakhir Lebih Cepat? Hubungan Lorenzo dan Vinales Disorot

Kemitraan Jorge Lorenzo dan Maverick Vinales di MotoGP terancam berakhir lebih cepat.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Maret 2026, 06:00 WIB
Maverick Vinales bersama sang pelatih yang juga juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo. (X/MotoGP)

Bola.com, Jakarta - Kemitraan Jorge Lorenzo dan Maverick Vinales di MotoGP sempat mengejutkan banyak pihak. Namun, kerja sama yang terjalin belum lama itu kini dikabarkan sudah berada di ujung jalan.

Lorenzo, tiga kali juara dunia MotoGP, mengumumkan pada akhir musim lalu bahwa ia akan menjadi pelatih performa bagi Vinales. Rencana ini sebenarnya sudah dibicarakan sejak Vinales memenangi Grand Prix Amerika 2024 bersama Aprilia.

Advertisement

Kendati dikenal memiliki kecepatan dan bakat besar, Vinales selama ini dianggap sebagai sosok "misterius' di MotoGP. Sejak debut pada 2015, ia baru mengoleksi 10 kemenangan.

Kerja sama dengan Lorenzo awalnya dinilai menjanjikan, meski banyak yang meragukan keduanya bisa bekerja sama mengingat rivalitas sengit mereka di masa lalu. Harapannya, Lorenzo bisa membantu Vinales mencapai potensi terbaiknya.


Realitas Berkata Lain

Maverick Vinales dan Jorge Lorenzo saling bekerja sama. (MotoGP)

Namun, realitas di lintasan berkata lain. Vinales justru menjalani awal musim 2026 yang sulit bersama KTM. Sempat puas dengan performa motor saat pengujian, hasil balapan justru jauh dari harapan.

Di Thailand, ia tertinggal sekitar 30 detik dari rekan setimnya, Pedro Acosta, dan finis di posisi ke-16. Hasil buruk berlanjut di Brasil, di mana ia finis ke-18 dengan selisih lebih dari 35 detik dari pemenang.

Menjelang seri Brasil, Vinales bahkan memberi ultimatum untuk mengganti spesifikasi motornya agar setara milik Acosta jika tidak ada peningkatan performa.

"Di Austin, saya akan menggunakan motor penuh spesifikasi 2026 dan memulai dari nol dengan motor yang digunakan semua orang," kata Vinales.


Picu Spekulasi

Pembalap Spanyol dari Tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo, melambaikan tangan saat pensiun setelah balapan MotoGP terakhirnya di Grand Prix MotoGP Valencia di sirkuit Ricardo Tormo di Cheste dekat Valencia, pada 17 November 2019. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFP)

Di tengah performa yang belum membaik, hubungan Vinales dengan Lorenzo juga mulai dipertanyakan. Lorenzo tidak hadir dalam seri Brasil dan juga dipastikan absen di Austin. Ia baru dijadwalkan kembali ke paddock di Jerez untuk menjalankan tugas sebagai analis di DAZN.

Laporan yang beredar menyebut kerja sama keduanya telah berakhir, meski belum ada konfirmasi resmi.

Menjelang balapan Brasil, Vinales sempat menanggapi situasi tersebut.

"Dia tidak datang. Semuanya masih berjalan, tapi kerja sama dengan Jorge lebih banyak dilakukan selama musim dingin sebagai persiapan. Sekarang, selama musim berjalan, fokusnya lebih ke kerja dengan tim saat balapan dan di garasi," ujarnya.


Komentar Bos Tech3

Pembalap Red Bull KTM Tech3 Maverick Vinales. (JOSE JORDAN / AFP)

Sementara itu, bos tim Tech3, Nico Goyon, mengaku tidak mengetahui detail hubungan keduanya.

"Saya rasa semuanya baik-baik saja. Dia memang tidak ada di sini. Saya tidak tahu banyak soal itu, maaf. Itu bagian dari tim Maverick, dan kami fokus ke aspek teknis serta balapan," kata Goyon.

Saat kembali ditanya soal kabar tersebut usai balapan di Brasil, Vinales memberikan respons singkat.

"Tidak, dia tidak akan di Austin. Saat ini saya tidak tertarik dengan rumor. Saya punya masalah lain yang harus dipikirkan," jawabnya.

Pernyataan itu tidak secara tegas membantah kabar yang beredar sehingga spekulasi soal berakhirnya kerja sama dengan Lorenzo makin kuat.


Masa Depan Vinales Ikut Disorot

Maverick Vinales, pembalap KTM Tech 3 di MotoGP 2026. (Jose Jordan / AFP)

Di luar isu tersebut, masa depan Vinales di MotoGP juga mulai dipertanyakan. Pada awal musim 2026, ia sempat disebut-sebut berpeluang naik ke tim utama KTM pada 2027 untuk berduet dengan Alex Marquez.

Spekulasi itu muncul seiring kemungkinan kepindahan Pedro Acosta ke Ducati, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi karena masih adanya pembahasan antara pabrikan dan pihak MotoGP terkait pembagian pendapatan.

Namun, performa buruk di awal musim membuat peluang Vinales ke tim utama KTM kini meredup.

Dengan bursa pembalap 2027 yang mulai bergerak, posisi Vinales kini menjadi jauh lebih tidak pasti dibandingkan beberapa pekan lalu.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait