Puji Persib sebagai Calon Juara, Arema FC Siap Mental Hadapi Partai Terberat di BRI Super League

Arema FC bersiap menghadapi tantangan besar pada pekan ke-29 BRI Super League saat mereka menghadapi Persib Bandung

BolaCom | Iwan SetiawanDiterbitkan 24 April 2026, 10:15 WIB
Marcos Santos, pelatih Arema FC di BRI Super League 2025/2026 asal Brasil. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Bandung - Arema FC bersiap menghadapi tantangan besar pada pekan ke-29 BRI Super League saat mereka menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat (24 April 2026).

Pelatih Arema, Marcos Santos, mengakui bahwa ini akan menjadi salah satu pertandingan tersulit bagi timnya, mengingat kekuatan lawan yang saat ini dianggap sebagai tim terbaik di Indonesia.

Advertisement

“Persib ingin menjadi juara tahun ini. Mereka tim yang kuat. Tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menghadapinya,” ujar Marcos.

Dalam pertemuan sebelumnya di Malang, Arema kalah 1-2, meskipun Persib bermain dengan 10 orang setelah menerima kartu merah. Hasil tersebut masih menjadi motivasi bagi Arema jelang laga ini.


Kedalaman Skuad Persib

Berkat hasil ini, Persib kini mengemas 38 poin atau satu angka unggul dari Borneo FC yang harus rela turun ke posisi dua. Sementara Persija turun ke peringkan ketiga dengan 35 poin. Tampak dalam foto, penyerang sayap kiri Persib, Beckham Putra (tengah) bersama pelatih Bojan Hodak saat pertandingan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 melawan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu 11 Januari 2026. (Bola.com/Abdul Aziz)

Marcos juga mengakui kedalaman dan kualitas skuad Persib yang dihuni sejumlah pemain menonjol seperti Tom Haye, Beckham Putra, dan Marc Klok.

“Persiapan kami cukup baik. Ini pertandingan yang sulit, tapi kami memenangkan dua laga terakhir, jadi motivasi pemain sangat tinggi. Kami menyiapkan mental dan taktik sesuai rencana,” tambah pelatih asal Brasil berusia 46 tahun tersebut.

Bermain di Bandung selalu menjadi tantangan berat bagi Arema, karena mereka tidak hanya menghadapi sebelas pemain Persib, tetapi juga tekanan besar dari para pendukung fanatik.

Namun, dalam dua musim terakhir, Arema mampu menahan imbang Persib di Bandung, yang menunjukkan kemampuan mereka menghadapi tekanan di dalam maupun luar lapangan.


Cara Menembus Pertahanan Solid Persib

Pemain Arema FC, Dalberto menguasai bola saat menghadapi Borneo FC pada laga final Piala Presiden 2024 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/8/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Tim pelatih Arema telah menganalisis gaya bermain Persib dengan cermat, terutama untuk mencari cara membongkar pertahanan kokoh mereka. Persib baru kebobolan 18 gol musim ini yang menjelaskan posisi mereka di puncak klasemen.

Sebaliknya, produktivitas gol Arema tergolong biasa saja, dengan 40 gol dari 28 pertandingan. Namun, mereka datang ke laga ini dengan lini serang yang lengkap. Empat penyerang asal Brasil, yakni Dalberto Luan, Joel Vinicius, Gabriel Silva, dan Gustavo Franca. Mereka diprediksi akan menjadi ujung tombak serangan.

Keempat pemain tersebut akan mendapat tugas untuk menguji kiper Persib, Teja Paku Alam, yang berperan penting dalam solidnya pertahanan tim.

“Semua pemain Persib punya kualitas. Tapi Arema juga tim yang kuat,” tegas Marcos.


Familiar dengan Pemain Brasil Persib

Tandukan striker Persib Bandung, Ramon Tanque membobol gawang Bangkok United dalam laga terakhir Grup G AFC Champions League 2 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Rabu (10/12/2025). (Dok. Persib)

Selain analisis taktik, Marcos Santos juga cukup mengenal beberapa pemain Persib, khususnya yang berasal dari Brasil, seperti Uillian, Berguinho, dan Ramon Tanque.

Marcos bahkan mengungkapkan bahwa ia pernah melatih Uillian saat keduanya berada di Fortaleza di kasta kedua Liga Brasil.

“Saya tahu Uillian dengan baik karena kami pernah di klub yang sama. Selain itu ada Berguinho dan pemain lainnya,” jelasnya.

Saat itu, baik Marcos maupun Uillian masih berada di awal karier mereka—Marcos sebagai pelatih muda dan Uillian sebagai pemain yang sedang berkembang. Kini, mereka akan kembali bertemu di Bandung, namun kali ini sebagai lawan dalam laga yang sarat gengsi.

Berita Terkait