Ajax Masih Mau Kejar Tiket Liga Champions, Maarten Paes dkk. Diingatkan soal Konsentrasi Vs Utrecht

Asa Ajax memburu tiket ke Liga Champions musim depan masih belum padam.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 09 Mei 2026, 11:20 WIB
Aksi kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam di musim 2025/2026. (Instagram Maarten Paes)

Bola.com, Jakarta - Ajax Amsterdam dijadwalkan menjamu FC Utrecht pada pertandingan ke-33 Eredivisie 2025/2026 di Stadion Johan Cruyff ArenA, Minggu (10-5-2026) malam WIB. Jelang laga ini, Maarten Paes dkk. kembali diingatkan untuk pentingnya konsentrasi.

Ajax masih punya ambisi mengejar tiket lolos ke Liga Champions, di saat Eredivisie hanya tersisa dua pertandingan terakhir.

Advertisement

Pasukan Oscar Garcia masih tertahan di posisi keempat klasemen dengan koleksi poin 55. Mereka terpaut enam angka di bawah Feyenoord yang berada di urutan kedua.

Jika gagal mengejar peringkat kedua, Ajax masih bisa menembus persaingan Liga Champions dengan finis di peringkat ketiga dan tampil di kualifikasi turnamen bergengsi tersebut.

Ajax wajib menggeser posisi NEC Nijmegen yang hanya berjarak satu poin. Praktis, dua laga tersisa akan menjadi pekan-pekan krusial bagi kedua tim.


Belajar dari Pekan Lalu

Ajax dalam pertandingan kontra PSV, Eredivisie 2025/2026, di Johan Cruijff Arena, Sabtu (3-5-2026). (Dok. ajax.nl)

Ajax harus menaklukkan Utrecht jika ingin terus menghidupkan peluang tampil di Liga Champions. Pelatih Ajax, Oscar Garcia, telah mewanti-wanti skuadnya untuk belajar dari pertandingan melawan PSV Eindhoven pekan lalu.

Dituntut untuk menang, Ajax justru hanya imbang 2-2. Maarten Paes kebobolan sangat cepat, pada detik ke-35, gawangnya dijebol Ricardo Pepi dari assist Yarek Gasiorowski.

Menit ke-11, Ajax membalas lewat gol Anton Gaaei menyelesaikan umpan Mika Godts. Myron Boadu membawa PSV kembali unggul di menit ke-77. Mika Godts menyelamatkan Ajax dari kekalahan lewat golnya di masa injury time.

"Setelah pertandingan melawan PSV, saya merasakan mentalitas yang kuat dalam tim. Pertandingan melawan Eindhoven menunjukkan karakter tim. Pemain merespons dengan baik setelah kebobolan di awal pertandingan dan tetap kuat secara mental. Kami menghadapi tim yang sangat kuat dan menunjukkan kepribadian di momen-momen penting," ujar Garcia.

"Tentu saja, selalu ada detail yang ingin kami tingkatkan, terutama dalam hal konsentrasi pertahanan dan mengelola fase-fase tertentu dalam permainan dengan lebih baik," lanjut Garcia.


Percaya Diri

Oscar Garcia, pelatih Ajax, Eredivisie 2025/2026. (Dok. ajax.nl)

Kendati masih berada di peringkat keempat, Ajax tak sepenuhnya jeblok. Mereka berhasil mengemas dua kemenangan dan satu kali imbang dari tiga laga terakhir yang dilakoni.

Sejak kalah di kandang dari FC Twente pada 5 April 2026, Ajax kemudian bangkit dengan membekap Heracles Almelo (3-0) dan NAC Breda (2-0), sebelum bermain draw 2-2 dengan tim juara musim ini, PSV.

Garcia terang-terangan mengapresiasi mentalitas yang ditunjukkan pemainnya. Ia percaya timnnya dapat mengakhiri musim ini dengan hasil manis.

"Secara keseluruhan, saya melihat tim yang berjuang bersama dan terus percaya hingga akhir. Mentalitas itu penting menjelang pertandingan terakhir. Pemain tahu bahwa pertandingan terakhir ini akan menentukan banyak hal untuk musim depan, jadi ada kepercayaan diri tentang apa yang akan terjadi," kata Garcia.

"Fokus selama sesi latihan dan di ruang ganti minggu ini bagus, tetapi pada saat yang sama kami perlu tetap tenang dan terus percaya pada permainan sepak bola kami," lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.


Tetap Waspada

Bek Ajax asal Kroasia #37, Josip Sutalo (kiri), penyerang Ajax asal Belanda #25, Wout Weghorst (kedua dari kiri), dan bek FC Zwolle asal Belanda #47, Tristan Gooijer (keempat dari kiri), dan kiper Ajax asal Indonesia-Belanda #01, Maarten Paes (kanan), melompat untuk mengejar bola pada pertandingan Eredivisie Belanda antara PEC Zwolle dan Ajax Amsterdam di stadion MAC3Park di Zwolle pada 1 Maret 2026. (Tobias Kleuver/ANP/AFP)

Di sisi lain, Garcia berharap skuadnya tetap waspada terhadap Utrecht. Pasalnya, lawan mereka bisa menjadi batu sandungan, meski dalam performa yang sedang angin-anginan.

Utrecht berada di urutan ketujuh klasemen sementara dengan poin 47. Akan tetapi, mereka punya potensi membuat kejutan, merujuk pada torehan tiga kemenangan dan dua kali kalah dalam lima laga terakhir.

"FC Utrecht adalah tim yang kuat dengan ide-ide yang jelas dan intensitas yang tinggi. Mereka telah menjalani musim yang baik sejauh ini dan sulit untuk dihadapi karena organisasi mereka. Kami memperkirakan pertandingan nanti sulit, terutama pada tahap ini, ketika setiap poin sangat penting bagi setiap klub. Kami perlu fokus sejak menit pertama dan bermain dengan energi, ambisi, dan disiplin," tutur Garcia.

 

Sumber: Ajax

Berita Terkait