AS Bersiap Lakukan Serangan Siber ke Negara Peserta Piala Dunia 2026

Ketegangan memanas, AS siapkan serangan siber ke negara Peserta Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Amerika Serikat disebut sedang mempertimbangkan opsi serangan siber terhadap Iran, satu di antara negara peserta Piala Dunia 2026, di tengah eskalasi kekerasan yang terjadi di negara tersebut.

Informasi ini mencuat dalam laporan terbaru yang menyoroti meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

Menurut laporan BBC, lebih dari 540 orang dilaporkan tewas akibat tindakan keras pemerintah Iran terhadap gelombang demonstrasi yang meluas di berbagai wilayah.

Data dari Human Rights Activist News Agency menyebutkan, sebanyak 495 korban merupakan demonstran, sementara 48 lainnya adalah anggota aparat keamanan.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan siap turun tangan menyikapi situasi tersebut.

Ia melontarkan peringatan keras kepada Teheran, menegaskan akan menyerang Iran "sangat, sangat keras di titik yang paling menyakitkan" apabila aparat keamanan terus menargetkan para demonstran dan pengunjuk rasa.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Jalur Diplomasi

Di sisi lain, pemerintah Iran menyampaikan bahwa jalur diplomasi dengan Amerika Serikat masih terbuka.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan kepada media pemerintah, sebagaimana dikutip BBC News, bahwa para pemimpin Iran telah menghubungi pihak AS untuk melakukan negosiasi.

Media-media di Amerika Serikat melaporkan bahwa Trump telah menerima sejumlah opsi militer sebagai bentuk intervensi. Namun, para pejabat menilai masih terlalu dini untuk melangkah lebih jauh.

Disebutkan pula bahwa sebuah pertemuan dijadwalkan berlangsung pada Selasa waktu setempat, di mana para pejabat sedang menyiapkan berbagai skenario bagi Trump untuk menekan Iran melalui langkah-langkah non-mematikan.

Satu di antara opsi yang dibahas adalah penggunaan "senjata siber rahasia" yang ditujukan ke fasilitas militer maupun sipil Iran.

Reuters melaporkan bahwa layanan komunikasi dan internet di Iran telah diputus oleh otoritas setempat selama empat hari terakhir sejak tindakan keras pemerintah dimulai.

Jika benar dilakukan, serangan siber tersebut disebut berpotensi membantu pemulihan akses internet di negara itu.

3 dari 4 halaman

Libatkan Elon Musk

Trump juga menyatakan akan membahas situasi ini dengan miliarder Elon Musk, pendiri SpaceX yang mengoperasikan teknologi Starlink. Ia menilai teknologi tersebut bisa berperan dalam upaya memulihkan konektivitas internet.

Iran telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, yang akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada musim panas ini.

Timnas Iran tergabung dalam satu grup bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, dan sempat berpeluang satu grup dengan Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Minggu waktu setempat, saat berdiri di samping juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, Trump mengatakan, "Sepertinya ada orang-orang yang seharusnya tidak dibunuh."

"Mereka ini kejam, kalau bisa disebut pemimpin, saya tidak tahu apakah mereka benar-benar pemimpin. Mereka memerintah melalui kekerasan," lanjutnya.

4 dari 4 halaman

Cermati Situasi

Trump menegaskan bahwa pemerintahannya sedang mencermati situasi dengan sangat serius.

"Militer sedang melihatnya. Kami sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang sangat kuat. Kami akan membuat keputusan," ucapnya.

Trump juga menyinggung kemungkinan memulihkan akses internet.

"Kami mungkin bisa menyalakan kembali internet jika itu memungkinkan. Kami mungkin akan berbicara dengan Elon karena seperti yang Anda tahu, dia sangat ahli dalam hal-hal semacam itu. Perusahaannya sangat bagus," kata presiden berusia 79 tahun ini.

"Jadi, kami mungkin akan berbicara dengan Elon Musk. Bahkan, saya akan meneleponnya segera setelah saya selesai berbicara dengan Anda," katanya lagi.

 

Sumber: Sportbible

Video Populer

Foto Populer