Sukses


Dapur Redaksi: Buku Gue Persija dan Foto 10 Besar se-Asia Pasifik Karya Awak Bola.com

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta menyudahi musim 2018 dengan raihan dua gelar juara, kompetisi Liga 1 dan turnamen pramusim Piala Presiden. Pendukung Tim Macan Kemayoran bereuforia merayakan sukses tim kesayangannya. 

Untuk merayakan sukses tim ibu kota, salah satu komunitas suporter Persija, Jakampus Universitas Nasional, menggelar acara diskusi bedah buku.

Buku yang dibahas adalah biografi klub bertajuk Gue Persija. Acara yang digelar di Diskus Ruang Kopi, Mahakam, Jakarta, Sabtu (12/1/2019) menghadirkan dua penulis buku tersebut, Ario Yosia dan Garry Putra.

Ario Yosia penulis utama buku Gue Persija merupakan Editor Senior Bola.com yang kesehariannya mengurusi liputan sepak bola Indonesia dan olahraga cabang lain dalam negeri. 

Sejatinya buku ini telah rampung tiga tahun silam, namun baru diterbitkan Kompas Gramedia pengujung tahun 2018. Buku Gue Persija jadi terasa spesial karena seperti sebuah kado bagi Tim Macan Kemayoran yang baru jadi juara kompetisi kasta elite.

"Proses penggarapan materi buku memakan waktu delapan bulan. Itu belum termasuk riset materi lawas saat edisi perserikatan yang dilakukan Garry selama tiga tahun," cerita Yosia di tengah puluhan mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Jakampus UNAS.

Salah satu pengurus Jakampus UNAS, Hanif Rahman, berujar: "Buat kami para penggemar Persija buku ini sangat berarti. Selama ini kami kesulitan mendapat informasi sejarah yang lengkap Persija karena keterbatasan literatur. Muncul sebuah buku yang bisa menjawab rasa ingin tahu kami."

Dalam sesi diskusi pertanyaan kritis penuh rasa ingin tahu dicuatkan para peserta. Sebut saja asal muasal rivalitas dengan Persib hingga ke mana keberadaan piala kejayaan Persija yang sempat hilang saat penggusuran Stadion Menteng oleh Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

"Hasil riset kami membuka fakta kalau musuh bebuyutan Persija di era perserikatan bukan Persib, melainkan Persebaya Surabaya dan PSMS Medan. Sementara itu, bicara piala di dalam buku diceritakan kalau sebagian piala telah ditemukan, setelah beberapa tahun menghilang. Sayangnya, salah satu piala berharga buat gelar Liga Indonesia 2001 hingga saat ini masih raib," kata Yosia.

Yosia dan Garry berharap kehadiran buku Gue Persija bisa jadi menambah perbendaharaan literasi buku tentang sepak bola nasional yang memang jarang. "Masih banyak kekurangan dalam buku ini, tapi semoga saja The Jakmania bisa terpuaskan," ujar Yosia.

Head of Multimedia Bola.com, Peksi Cahyo, juga ikut andil dalam pembuatan buku ini sebagai editor foto. Pekan lalu, kabar membanggakan juga kami dapat ketika foto hasil karya Cahyo masuk dalam 10 Besar foto terbaik se-Asia Pasifik untuk kategori olah raga. Foto Cahyo yang merekam aksi petinju Indonesia Sunan Agung itu diambil saat ajang Asian Games 2018 di Jakarta. 

"Foto itu akhirnya tak masuk ke posisi 3 Besar dunia, sebagai syarat untuk mendapatkan hadiah. Namun saya tetap bangga karena bisa masuk ke posisi 10 Besar Asia Pasifik," ujar Cahyo.

Karya Yosia dan Cahyo itu setidaknya membuktikan bahwa Bola.com diisi oleh orang-orang yang kapabel dan memang punya kompetensi untuk menyajikan berita, foto, dan video yang disajikan ke pembaca. Salam.

Aksi petinju asal Indonesia Sunan Agung Amoragam saat melawan Mirazizbek Mirzakhalilov asal Uzbekistan di babak semifinal kelas bantam (56 kg) Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran Jakarta pada Jumat (31/8/2018). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Video Populer

Foto Populer