Umuh Muchtar Sesalkan Provokasi Oknum Fans Persija ke Rombongan Persib: Beckham hingga Kakang Sempat Jadi Sasaran

Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta ternyata menyisakan cerita panas di luar lapangan.

Bola.com, Jakarta - Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta ternyata menyisakan cerita panas di luar lapangan. Komisaris sekaligus manajer Persib, Umuh Muchtar, mengungkapkan rombongan Maung Bandung mendapat provokasi dari oknum suporter Persija saat berada di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Senin (11/5/2026).

Menurut Umuh, insiden itu terjadi ketika skuad Persib hendak kembali usai menjalani laga penting kontra Persija di Stadion Segiri, Samarinda. Sejumlah oknum suporter lawan disebut mendatangi area keberangkatan dan mencoba memancing keributan dengan para pemain Persib.

Meski situasi sempat memanas, Umuh bersyukur aparat keamanan bergerak cepat sehingga kondisi tetap bisa dikendalikan. Pengamanan ketat dinilai menjadi faktor penting yang membuat rombongan Persib akhirnya bisa meninggalkan lokasi dengan aman.

Kemenangan 2-1 atas Persija memang terasa sangat penting bagi Persib dalam persaingan papan atas BRI Super League 2025/2026. Tak heran jika tensi pertandingan hingga atmosfer di luar stadion ikut memanas.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Rombongan Persib Dapat Provokasi di Bandara

Umuh Muchtar menjelaskan, aksi provokasi dilakukan oleh oknum The Jakmania yang berada di bandara dan hendak terbang ke Jakarta.

“Di bandara kami diserang sama oknum The Jakmania yang mau naik pesawat ke Jakarta juga. Mereka dari gate 10 langsung ke gate 1 rame-rame,” ujar Umuh Muchtar.

“Tapi Alhamdulillah persiapan pengamanan di sana sangat siap,” lanjutnya.

Sebelum masuk ke area bandara, beberapa pemain Persib juga disebut sempat mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari oknum suporter lawan. Beckham Putra dan Kakang Rudianto menjadi dua pemain yang mengalami provokasi tersebut.

“Waktu masih di ruang makan sebelum masuk bandara, Beckham dan Kakang diprovokasi. Akhirnya mereka melawan. Tapi situasi bisa terkendali karena banyak Bobotoh juga yang mendukung di sana,” tutur Umuh.

 

Apresiasi untuk Aparat Keamanan

Umuh turut memberikan apresiasi kepada aparat keamanan yang dianggap sangat sigap dalam mengamankan rombongan Persib, baik di Balikpapan maupun setibanya di Jakarta.

Menurut pria berusia 77 tahun itu, koordinasi pengamanan berjalan sangat baik sehingga potensi kericuhan lebih besar berhasil dicegah.

“Ya, pengamanan dari kepolisian sangat sigap. Di Soekarno-Hatta juga Kapolres hadir dan pengamanan sangat siap. Kami benar-benar didukung,” ucapnya.

Umuh menduga aksi tersebut dipicu rasa kecewa suporter Persija setelah tim kesayangannya kalah dari Persib. Namun, ia menyayangkan tindakan yang dinilai tidak mencerminkan sportivitas dalam sepak bola.

“Mungkin emosi karena kalah dan sakit hati. Tapi itu tindakan yang tidak sportif. Saya juga tidak mengerti kenapa harus menyerang pemain di luar lapangan,” tegasnya.

 

Beckham Disebut Sempat Dipukul, Persib Juga Diteror Petasan

Tak hanya di bandara, Umuh juga mengungkapkan adanya insiden lain seusai pertandingan. Beckham Putra disebut sempat mendapat perlakuan kasar dari beberapa pemain Persija di Stadion Segiri.

“Setelah pertandingan selesai, Beckham sempat diserang beberapa pemain Persija. Bahkan sampai dipukul, dan kami punya buktinya,” kata Umuh.

Selain itu, skuad Persib juga diakui mendapat teror petasan pada tengah malam sebelum pertandingan berlangsung. Meski begitu, Umuh memuji mentalitas para pemain yang tetap mampu fokus hingga akhirnya meraih kemenangan penting.

“Tengah malam Persib diteror petasan supaya pemain tidak tidur. Banyak yang kurang tidur, tapi mental pemain sudah siap jadi tidak terlalu dipermasalahkan,” tuturnya.

Bagi Umuh, kemenangan atas Persija layak disebut sebagai laga penentuan musim ini. Karena itu, ia merasa bangga melihat perjuangan para pemain yang tampil habis-habisan di lapangan.

“Kemarin itu penentuan, ibarat final sesungguhnya. Makanya pemain tampil luar biasa dan alhamdulillah kami bisa menang,” pungkasnya.

Video Populer

Foto Populer