Thierry Henry soal Tangisan Lionel Messi usai Argentina Kalahkan Mesir: Jangan Pernah Bangunkan Monster Itu!

Thierry Henry berikan penilaian blak-blakan terhadap tangis Lionel Messi saat laga Argentina versus Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Legenda Arsenal dan Barcelona, Thierry Henry, memberikan pandangannya mengenai tangisan Lionel Messi setelah membawa Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Selasa lalu.

Dalam satu di antara pertandingan paling dramatis di turnamen sejauh ini, Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk memastikan tiket ke perempat final.

Seusai laga, Messi terlihat menitikkan air mata.

Mesir membuka keunggulan melalui Yasser Ibrahim setelah Messi gagal mengeksekusi penalti. Tim asal Afrika itu kemudian sempat mencetak gol yang dianulir sebelum Mostafa Ziko menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Setelah itu, Argentina bangkit. Cristian Romero memperkecil ketertinggalan, disusul gol penyeimbang dari Messi, empat menit kemudian. Enzo Fernandez akhirnya memastikan kemenangan Argentina lewat gol pada menit ke-93.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tangisan Messi

Seusai pertandingan, Messi mengaku sempat merasa bersalah karena gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti.

"Saya merasa telah mengecewakan tim pada momen yang penting," ujar Messi, dikutip dari Give Me Sport.

"Namun, untungnya takdir memberikan sesuatu yang spesial kepada saya pada akhirnya, dan saya berhasil mencetak gol penyeimbang," imbuh sang kapten tim.

Sehari sebelumnya, "rival abadi Messi", Cristiano Ronaldo, juga meninggalkan lapangan dengan air mata setelah Portugal dikalahkan Spanyol dan tersingkir dari Piala Dunia.

Namun, menurut Henry, emosi yang ditunjukkan Messi memiliki makna yang berbeda.

Henry Beri Penilaian

Berbicara kepada Fox Sports, mantan rekan setim Messi di Barcelona itu mengatakan momen tersebut menunjukkan sisi manusiawi sang megabintang.

"Pertama-tama, dia mengingatkan kita bahwa dia manusia karena gagal mengeksekusi beberapa penalti, empat dari delapan di Piala Dunia. Lalu, dia kembali mengingatkan kita bahwa dia bukan manusia," kata Henry.

Henry kemudian mengenang pengalamannya bermain bersama Messi di Barcelona. Menurutnya, ada satu hal yang tidak boleh dilakukan kepada pemain berjuluk La Pulga tersebut.

"Maksud saya,... Saya pernah bermain bersamanya. Bersama Leo, terkadang jangan membangunkan monster. Itulah yang terjadi, dan saya melihatnya sendiri saat latihan," ungkap Henry.

Cerita Henry

Henry menceritakan sebuah sesi latihan ketika Messi merasa seharusnya wasit memberikan pelanggaran atau bola sudah keluar lapangan. Setelah protesnya diabaikan, Messi langsung mengubah ekspresinya.

"Tak lama kemudian, Anda melihat sorot matanya berubah. Saya menyaksikannya sendiri. Dia mencetak tiga gol beruntun, merebut bola dari Anda, mencetak gol lagi, merebut bola lagi, lalu mencetak gol lagi."

"Setelah itu dia berkata, 'Lain kali, berikan pelanggaran.' Kami semua hanya bisa menjawab, 'Ya, lain kali berikan pelanggaran,' karena saat dia berada dalam mode seperti itu, dia sangat sulit dihentikan," tutur mantan pelatih Timnas Prancis U-23 di Olimpiade 2024 itu.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer