Striker Timnas Indonesia U-19 Ingin Membalas Kekalahan dari Thailand dan Vietnam

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 30 Jun 2018, 18:15 WIB
Striker Timnas Indonesia U-19, Hanis Saghara, menggiring bola saat melawan Kamboja U-19 pada laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Sidoarjo - Timnas Indonesia U-19 membuka perjuangan di Piala AFF U-19 2018 dengan menghadapi Laos sebagai lawan perdana, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (1/7/2018).

Selain Laos, Timnas Garuda Nusantara yang tergabung di Grup A juga menghadapi Thailand, Vietnam, Singapura, dan Filipina.

Bagi striker Timnas Indonesia U-19, Hanis Saghara Putra, secara khusus, laga melawan Thailand dan Vietnam akan menjadi ajang balas dendam setelah tumbang pada turnamen sama dari dua tim itu, tahun lalu di Yangon, Myanmar.

Advertisement

Timnas Indonesia U-19 kalah 0-3 dari Vietnam di babak penyisihan grup dan kalah dari Thailand lewat adu penalti pada semifinal sekaligus memupus ambisi menjadi juara.

"Kami akan bertemu dengan Thailand dan Vietnam yang mengalahkan kami tahun lalu. Tentu kami harus mewaspadai mereka dan sekarang giliran kami meraih kemenangan," kata Hanis Saghara.

Pemain Bali United itu mengaku dalam kondisi 100 persen untuk menghadapi Piala AFF U-19 2018. Striker berusia 18 tahun tersebut bertekad mengeluarkan kemampuan terbaik untuk membawa Timnas Indonesia U-19 juara mengulangi pencapaian pada 2013.

"Saya berjanji akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik. Semua pemain juga mempunyai keinginan yang sama demi hasil terbaik bagi Indonesia. Apalagi persiapan kami berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala," ujarnya.

Meski begitu, pemain asal Bojonegoro itu enggan memikirkan kansnya menjadi pencetak gol terbanyak dalam ajang tersebut. Ia mengakui persaingan di Grup A juga tidak gampang.

"Semua peserta di Grup A itu tim bagus. Untuk cetak banyak gol, itu bukan prioritas, yang terpenting tim menang dan Timnas Indonesia U-19 juara," tegas Hanis.