Pelatih Filipina Ungkap 3 Penyebab Kekalahan Telak dari Timnas Indonesia U-16

oleh Aditya Wany diperbarui 29 Jul 2018, 23:18 WIB
Duel Timnas Indonesia vs Filipina pada matchday pertama penyisihan Grup A Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (29/7/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Sidoarjo - Timnas Filipina U-16 mengawali kiprah di Piala AFF U-16 2018 dengan catatan buruk setelah takluk 0-1 dari Timnas Indonesia U-16, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (29/7/2018) malam.

Delapan gol Garuda Asia di antaranya dicetak oleh M. Supriadi pada menit kedua, Komang Teguh (18’), M. Fajar Fathur (31’), Sutan Diego Zico (45’), Rendy Juliansyah (56’), David Maulana (63), dan Bagus Kahfi (66’ dan 73’).

Advertisement

Pelatih Timnas Filipina U-16, Reiji Hirata, mengungkapkan anak asuhnya tidak siap menghadapi laga ini. Dia pun menjelaskan beberapa alasan yang membuat timnya kalah dengan skor telak.

“Saya pikir gol cepat Indonesia memengaruhi tim kami. Gol pertama dan gol kedua membuat kami menjadi buruk. Beberapa pemain juga belum berpengalaman di pertandingan internasional,” ungkap pelatih asal Jepang itu.

Tiga dari delapan gol Indonesia lahir dari sundulan. Hirata mengungkapkan tiga gol itu terjadi karena postur para pemain Filipina kalah dari pemain Timnas Indonesia U-16.

“Ini pertandingan yang sulit. Pemain kami bertubuh kurus dan juga punya postur yang kurang tinggi. Hanya beberapa saja yang cukup tinggi. Secara fisik, kami kalah dari Indonesia,” imbuhnya.

Kekalahan telak dari Timnas Indonesia U-16 menempatkan Filipina di dasar klasemen sementara Grup A. Mereka memiliki defisit delapan gol dan kalah selisih gol jika dibanding Timor Leste yang takluk 2-3 Myanmar dan Kamboja yang tumbang 0-1 dari Vietnam.