Striker Muda Arema Siap Berduet dengan Hamka Hamzah

oleh Iwan Setiawan diperbarui 04 Agu 2018, 05:45 WIB
Kapten Arema FC, Dedik Setiawan, saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Sabtu (31/3/2018). Persija menang 3-1 atas Arema FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Malang - Kegagalan Arema FC merekrut striker naturalisasi Bahrain, Jaycee John membuat pelatih Milan Petrovic mematenkan skema baru di lini depan.

Kapten tim Hamka Hamzah yang sebelumnya jadi stoper, semakin dimatangkan jadi seorang targetman. Dalam sesi latihan Jumat (3/8/2018) di Stadion Gajayana Malang, Hamka diduetkan dengan top scorer sementara Arema, Dedik Setiawan.

Formasi lini depan ini kemungkinan besar akan dijajal saat tim berjuluk Singo Edan itu menjamu Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang dalam lanjutan Liga 1 bersama Bukalapak akhir pekan nanti (5/8/2018).

Advertisement

Dedik mengaku siap berduet dengan seniornya itu. Dia pun sudah mengerti karakter bermain Hamka. Sejak musim 2016, Dedik sudah mengenal sosok Hamka ketika jadi kapten tim Arema pada ajang TSC 2016. 

“Saya selalu siap berduet dengan siap saja. Apalagi dengan Bang Hamka. Dia bisa berperan sebagai striker yang kuat menahan bola. Saya yang membuka ruang. Saya kurang kuat kalau menahan bola. Lebih banyak lari saja,” kata pemain asal Kabupaten Malang itu.

Sejak Hamka disiapkan sebagai striker awal pekan ini, Dedik mengaku berkomunikasi secara intensif dengan pemain 34 tahun itu. Baik dalam latihan maupun saat santai, Hamka sering memberikan masukan kepada Dedik agar keduanya memahami kemauan masing-masing di sektor depan.

“Semoga saja lawan Persija kami bisa berkolaborasi dengan baik dan memberikan kemenangan,” kata strike yang sudah mencetak tujuh gol di Liga 1 ini.

Dalam latihan Arema, Milan membuat beberapa opsi di lini depan. Terkadang dia memakai pakem dua striker dengan duet Dedik dan Hamka. Selain itu ada pilihan tiga striker. Rivaldi Bawuo juga bisa dijadikan pelayan di sektor penyerang sayap. Sehingga Hamka akan ditopang dua penyerang sayap sekaligus.

“Tidak masalah meskipun tanpa penyerang asing, kami akan berusaha bekerjasama dengan baik,” tegasnya.

Arema sempat berharap ada striker asing Asia yang ditempatkan sebagai targetman sehingga Hamka bisa dikembalikan ke posisi stoper. Tapi rencana itu gagal. Namun, Milan sudah menjajal Hamka sejak awal pekan ini sebagai ujung tombak tim, sehingga ada waktu bagi Dedik dkk untuk beradaptasi.

Berita Terkait