Kiper Madura United Sebut Menunda Shopee Liga 1 2020 hingga Tahun Depan adalah Keputusan Konyol

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 03 Nov 2020, 16:15 WIB
Muhammad Ridho Djazulie, kiper Madura United. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Bangkalan - Kiper Madura United, Muhammad Ridho, kecewa dengan keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang menunda Shopee Liga 1 2020 menjadi ke awal 2021. Menurut Ridho, penundaan itu adalah keputusan yang konyol.

PSSI dan PT LIB terpaksa kembali menunda Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020. Kompetisi sepak bola Indonesia itu ditunda hingga awal 2021, karena pesimistis mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia jika \memaksakan melanjutkan musim dalam waktu dekat ini.

Advertisement

Keputusan tersebut tentu saja berpotensi menganggu ajang sepak bola lainnya yang sudah terjadwal pada awal 2021. Ridho menilai, ketimbang melanjutkan kompetisi lebih baik dihentikan dan dimulai musim baru.

"Dengan status Liga 1 2020 yang dilanjutkan di tahun 2021 itu terlihat konyol. Lebih baik dihentikan saja. Kita mulai dari awal pada 2021," tegas Ridho seperti dikutip situs resmi klub, Selasa (3/11/2020).

Madura United memang sedari awal juga meragukan lanjutan Shopee Liga 1 2020. Namun, pada akhirnya klub berjulukan Laksar Sape Kerap itu mengikuti keputusan suara mayoritas dari klub peserta.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menyebut pihaknya tetap akan mendukung keputusan yang diambil PSSI dan PT LIB. Meskipun secara keseluruhan sebenarnya nasib Shopee Liga 1 2020 masih mengambang.

"Sejatinya sikap Madura United sudah jelas sejak awal, tidak mendukung kompetisi dilanjutkan. Namun, kami tetap sportif mengikuti keputusan bersama untuk melanjutkan," ujar Achsanul Qosasi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Memahami Situasi

Pemain Madura United, Andik Rendika Rama. (Bola.com/Aditya Wany)

Sementara itu, bek Madura United, Andik Rendika Rama, berusaha bijak menyikapi penundaan Shopee Liga 1 2020 ke awal 2021. Menurut Andik, keputusan itu diambil karena situasi yang tak kondusif.

"Saya memaklumi atas penundaan atau Liga 1 mundur sampai dengan tahun depan. Semua ini bukan kemauan pihak manapun. Kita sudah tahu, karena keadaan atau situasi yang sedang melanda saat ini," ucap Andik Rendika Rama.

Madura United memutuskan meliburkan para pemainnya sampai waktu yang belum ditentukan. Meski begitu, para pemain tetap menjalankan materi latihan mandiri.

Berita Terkait