Bikin Haru! Setelah Menunggu 19 Tahun, Indonesia Kembali Bawa Pulang Piala Thomas

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 17 Okt 2021, 22:49 WIB
Reaksi pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat bertanding melawan Anders Antonsen (Denmark) paad semifinal final Piala Thomas atau Thomas Cup 2021 di Aarhus, Denmark, 16 Oktober 2021. Jonatan Christie menang 25-23, 15-21, 21-16. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix/AFP)

Bola.com, Aarhus - Gelar Piala Thomas akhirnya kembali ke pelukan Indonesia. Setelah menunggu selama 19 tahun, Indonesia kembali menjadi kampiun pada Piala Thomas 2020

Pada partai final Piala Thomas 2020, di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021), Indonesia berhasil melibas juara bertahan China 3-0. 

Advertisement

Indonesia akhirnya kembali merasakan manisnya merengkuh gelar juara Piala Thomas 2020. Tim Merah Putih terakhir kali memenangi Piala Thomas pada 2020, dengan mengalahkan Malaysia di final.  

Indonesia, yang menjadi unggulan pertama pada Piala Thomas 2020, tampil meyakinkan dan menyapu bersih kemenangan melalui tiga wakil pertamanya. 

Anthony Sinisuka berhasil melibas Lu Guangzu, kemudian Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengalahkan He Jiting/Zhou Hao Dong. Jonatan Christie akhirnya memastikan Indonesia merebut gelar Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan Li Shifeng. 

 

2 dari 3 halaman

Kenangan Final 2002

Ekspresi atlet bulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto usai mengalahkan wakil China dalam final Piala Thomas 2020 yang berlangsung di Denmark, Minggu (17/10/2021). (AP/Ritzau Scanpix/Claus Fisker)

Kemenangan ini membuat Indonesia mengukuhkan sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Thomas. Indonesia mengantongi 14 gelar juara. 

China mengikuti di posisi kedua. Negeri Tirai Bambu telah mengantongi 10 titel. 

Bagi Indonesia, ini merupakan final ke-20 sepanjang partisipasi di sepanjang Piala Thomas. Namun, sudah sangat lama Tim Merah Putih tak menggenggam gelar juara. 

Di final Piala Thomas 2002, Indonesia berjumpa tim Malaysia. Indonesia menurunkan Marleve Mainaky, Candra Wijaya/Sigitu Budiarto, Taufik Hidayat, Halim Haryanto/Tri Kusharyanto, dan Hendrawan.

Di pertandingan pertama Marleve kalah dari Wong Choong Hann, kemudian Chandra/Sigit menyumbangkan poin setelah mengalahkan Chang Chong Ming/Chew Choon Eng.

Malaysia kembali unggul setelah Lee Tsuen Seng menundukkan Taufik Hidayat. Kemudian Halim/Tri Kusharyanto kembali menyamakan skor berkat kemenangan atas Choong Tan Fook/Lee Wan Wah.

Pada partai penentuan, Hendrawan akhirnya jadi pahlawan kemenangan Indonesia. Dia berhasil menumbangka Roslin Hasim.

Momen dramatis 19 tahun silam, akhirnya kembali hadir pada Piala Thomas 2020. Bedanya, kali ini Indonesia bisa menang dengan meyakinkan 3-0 atas China. 

 

3 dari 3 halaman

Hasil Pertandingan

Selebrasi atlet bulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting usai mengalahkan wakil China dalam final Piala Thomas 2020 yang berlangsung di Denmark, Minggu (17/10/2021). (AFP/Ritzau Scanpix/Claus Fisker)

Match 1: Anthony Ginting 18-21, 21-14, 21-16 Lu Guangzu

Match 2: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto 21-12, 21-19 He Jiting/Zhou Hao Dong

Match 3: Jonatan Christie 21-14, 18-21, 21-14 Li Shifeng

Match 4: Kevin Sanjaya Sukamuljo/Daniel Marthin Vs Liu Cheng/Wang Yi Lyu

Match 5: Shesar Hiren Rhustavito Vs Weng Hong Yang