Kembali Bersua Vietnam dan Myanmar di SEA Games 2021, Timnas Indonesia U-23 Deja Vu ke 2019

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 06 Apr 2022, 15:00 WIB
Asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, Kurniawan Dwi Yulianto, menghibur Osvaldo Haay usai dikalahkan Vietnam pada laga final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12). Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Hanoi - Timnas Indonesia U-23 bakal mengalami deja vu pada SEA Games 2021. Skuad Garuda Muda bakal bertemu lawan yang pernah dihadapi pada SEA Games edisi sebelumnya.

Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup A SEA Games 2021 bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Kepastian itu didapat dari undian yang digelar di Hanoi, Vietnam, Rabu (6/4/2022).

Advertisement

Statistik mencatat, Timnas U-23 sudah tak asing menghadapi pesaing di SEA Games 2021. Pada edisi sebelumnya, Timnas U-23 juga berjumpa Vietnam dan Myanmar.

Timnas U-23 mendapatkan tekanan besar pada SEA Games 2021. Pasukan Shin Tae-yong itu ditargetkan membawa pulang medali emas SEA Games.

Target tersebut tentu sudah sangat wajar buat tim yang sudah lama tidak merasakan lagi medali emas SEA Games. Terakhir kali, Indonesia meraih medali emas cabang olahraga sepak bola di SEA Games adalah 1991 alias 31 tahun silam.

Lantas, seperti apa pertemuan sebelumnya Timnas Indonesia U-23 melawan Vietnam dan Myanmar? Berikut ini catatan kenangan melawan kedua tim tersebut di SEA Games 2019.

2 dari 4 halaman

Kalah di Fase Grup

Bek Timnas Indonesia U-22, Asnawi Mangkualam, berusaha merebut bola saat melawan Vietnam U-22 pada laga SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12). Indonesia kalah 1-2 dari Vietnam. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Timnas Indonesia U-23 menghadapi Vietnam pada pertandingan ketiga penyisihan Grup B SEA Games 2019. Ketika itu, pertandingan digelar di Rizal Memorial Stadium, Manila (1/12/2019).

Dalam pertandingan tersebut, Timnas U-23 sempat unggul lebih dulu melalui gol Sani Rizki Fauzi pada menit ke-23. Keunggulan berhasil bertahan sampai turun minum,

Namun, pada babak kedua Vietnam berhasil membalikkan keadaan melalui dua gol yang dicetak Nguyen Thanh Chung (64') dan Nguyen Hoang Duc (90+1). Vietnam akhirnya meraih kemenangan 2-1 atas Timnas U-23.

Pada klasemen akhir, Timnas Indonesia U-23 menghuni peringkat kedua dengan jumlah 12 poin. Pasukan Indra Sjafri ketika itu lolos ke semifinal mendampingi Vietnam yang jadi juara Grup B dengan jumlah 13 poin.

3 dari 4 halaman

Susah Payah Jumpa Myanmar

Para pemain Timnas Indonesia U-22 merayakan gol yang dicetak Evan Dimas ke gawang Myanmar U-22 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Sabtu (7/12). Indonesia menang 4-2 atas Myanmar. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Berstatus runner-up Grup B membuat Timnas Indonesia U-23 menghadapi juara Grup A yakni Myanmar di semifinal SEA Games 2019. Pertandingan saat itu digelar di Rizal Memorial Stadium, Manila (7/12/2019).

Timnas Indonesia U-23 sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Evan Dimas (57') dan Egy Maulana Vikri (72'). Namun, Myanmar berhasil membuat kejutan dengan mencetak dua gol cepat penyeimbang.

Gol dicetak Aung Kaung Mann pada menit ke-79 dan Win Naing Tun (80'). Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal sehingga laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Timnas U-23 kemudian mengamuk dengan mencetak dua gol lagi melalui Osvaldo Haay (102') dan Evan Dimas (113'). Hingga laga usai tak ada gol tambahan sehingga Timnas Indonesia U-23 berhak melaju ke final SEA Games 2019.

4 dari 4 halaman

Kalah Menyakitkan di Final

Gelandang Timnas Indonesia U-22, Egy Maulana Vikri, tampak kecewa usai dikalahkan Vietnam U-22 pada laga final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12). Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sukses mengalahkan Myanmar, Timnas Indonesia U-23 kembali menghadapi Vietnam di final. Namun, kali ini pertandingan berlangsung di luar dugaan.

Timnas Indonesia U-23 terlihat kesulitan menghadapi Vietnam sejak awal. Situasi semakin sulit setelah Evan Dimas mengalami cedera pada menit ke-20 sehingga harus ditarik keluar.

Vietnam kemudian berhasil unggul lebih dulu melalui Doan Van Hau pada menit ke-39. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Vietnam menambah dua gol lagi melalui Do Hung Dung (59') dan Doan Van Hau (73'). Hingga laga usai, tak ada gol tambahan. Perjuangan Timnas U-23 berakhir anti-klimaks dengan gagal meraih medali emas SEA Games 2019.

Berita Terkait