Joan Mir Bongkar Kunci Kebangkitan Honda di MotoGP 2026: Mesin Baru Jadi Senjata Utama

Pembalap tim pabrikan Honda HRC Castrol, Joan Mir, mengungkapkan bahwa peningkatan besar pada sektor mesin menjadi faktor utama yang membuat Honda mulai menunjukkan kebangkitan menjelang MotoGP musim 2026.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 08 Maret 2026, 21:45 WIB
Dua pembalap Honda Castrol, Luca Marini dan Joan Mir, menyambangi dealer Honda di Bali, Selasa (3/3/2026). (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Bola.com, Jakarta - Pembalap tim pabrikan Honda HRC Castrol, Joan Mir, mengungkapkan bahwa peningkatan besar pada sektor mesin menjadi faktor utama yang membuat Honda mulai menunjukkan kebangkitan menjelang MotoGP musim 2026.

Setelah beberapa musim terakhir kesulitan bersaing di barisan depan, pabrikan Jepang tersebut kini mulai memperlihatkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Mir menilai kerja keras yang dilakukan Honda dalam pengembangan motor akhirnya mulai membuahkan hasil.

Advertisement

Honda memang sempat mengalami masa sulit dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah kesulitan mengejar performa motor Ducati yang mendominasi MotoGP. Namun, memasuki musim baru, perubahan pada paket motor dinilai mulai memberikan dampak positif bagi para pembalapnya.

Mir pun merasakan langsung perbedaan tersebut ketika menjajal motor terbaru Honda. Ia menilai peningkatan performa kali ini terasa jauh lebih signifikan dibandingkan musim-musim sebelumnya.

 


Mesin Jadi Kunci Perubahan Besar

Dua pembalap MotoGP dari tim Honda, Luca Marini dan Joan Mir, tengah mempelajari kebudayaan Bali dalam kunjungannya ke Pulau Dewata, Senin (2/3/2026). Keduanya antuias mengikuti berbagai aktivitas tradisional bersama masyarakat. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Menurut Mir, sektor mesin menjadi aspek yang paling mencolok dari perkembangan motor Honda musim ini. Ia menilai tim pabrikan telah melakukan pekerjaan besar untuk memberikan paket yang lebih kuat dan kompetitif.

“Peningkatan terbaik musim ini adalah mesin. Honda melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk memberikan kami mesin dan paket yang lebih kuat. Saya pikir di situlah perbedaan utamanya saat membandingkan motor,” ujar Mir dalam pertemuan dengan sejumlah media nasional di sela kegiatan bersama penggemar di Bali, Selasa (3/3).

Meski begitu, Mir juga menegaskan bahwa pengembangan tidak hanya terjadi pada sektor mesin. Honda juga melakukan peningkatan di beberapa aspek teknis lainnya yang ikut membantu performa motor di lintasan.

“Kami juga lebih baik dalam aerodinamika, sasis, dan elektronik. Tapi perbedaan terbesarnya ada di mesin,” katanya.

 


Perjalanan Panjang Sejak Bergabung pada 2023

Dua pembalap MotoGP dari tim Honda, Luca Marini dan Joan Mir, tengah mempelajari kebudayaan Bali dalam kunjungannya ke Pulau Dewata, Senin (2/3/2026). Keduanya antuias mengikuti berbagai aktivitas tradisional bersama masyarakat. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Mir mengakui kondisi Honda saat ini jauh lebih baik dibandingkan ketika ia pertama kali bergabung dengan tim tersebut pada musim 2023. Saat itu, motor Honda masih kesulitan bersaing secara konsisten di papan depan.

Menurutnya, perubahan yang terjadi sekarang merupakan hasil kerja keras seluruh tim selama beberapa tahun terakhir.

“Jika melihat kembali dua tahun lalu, saat saya bergabung pada 2023, motornya tidak kompetitif. Tapi dengan banyak pekerjaan dan usaha dari saya sebagai pembalap, dari pabrikan, dan semua orang di sana, kami mulai membalikkan situasi sedikit demi sedikit,” ujar pembalap asal Spanyol tersebut.

 


Beberapa Sirkuit Bisa Jadi Titik Balik

Dua pembalap Honda, Luca Marini dan Joan Mir, menjalani pengalaman berbeda saat berkunjung ke Bali dalam rangkaian acara One Dream, One Heart, One Glory, Senin (2/3/2026) WITA. (HRC)

Dengan total 22 seri dalam kalender MotoGP 2026, Mir melihat beberapa sirkuit yang berpotensi menjadi tempat kebangkitan Honda. Ia menyebut Austin dan Jerez sebagai trek yang bisa memberikan peluang lebih baik bagi timnya.

Selain itu, sirkuit Motegi di Jepang serta Aragon juga dinilai cocok dengan karakter motor Honda.

“Austin mungkin bisa sedikit lebih baik untuk kami, Jerez juga. Di akhir musim ada Motegi, dan mungkin Aragon. Saya pikir ada banyak trek di mana kami bisa cepat, dan secara sejarah Honda sangat bagus di sana,” kata Mir.

Berita Terkait