Persija Terpaut 6 Poin dari Persib di BRI Super League: Fajar Fathur Rahman dan Gustavo Almeida Tetap Pede dan Ingin Lupakan Tekanan

Persija Jakarta hanya bermain imbang 1-1 dengan PSIM Yogyakarta yang membuat mereka kini terpaut enam poin di belakang Persib Bandung.

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 23 April 2026, 15:45 WIB
Momen kiper PSIM, Cahya Supriadi melakukan save penalti di laga kontra Persija Jakarta di BRI Super League. (X/PSIM)

Bola.com, Gianyar - Persija Jakarta bisa saja memperkecil jarak dengan Persib Bandung seandainya berhasil meraih kemenangan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Dipta, Rabu (22/4/2026).

Namun, peluang tersebut terbuang karena skuad asuhan Mauricio Souza hanya meraih 1 poin setelah imbang 1-1. Persija tertinggal lebih dulu lewat gol Norberto Ezequiel Vidal pada menit keempat.

Advertisement

Persija merespons momen negatif itu dengan baik. Allano Lima mencetak gol pada menit ke-20 melalui eksekusi penalti.

Pada babak kedua, Macan Kemayoran tak henti-hentinya menekan tuan rumah hingga banyak peluang tercipta. Namun, gol yang dinanti tak kunjung hadir. Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-1.

Pemain Persija, Fajar Fathur Rahman terlihat kecewa dengan hasil tersebut. Apalagi jika meraih kemenangan menghadapi Arema FC, Persib akan berjarak 9 poin dari persija dengan hanya lima pertandingan tersisa.

“Tentu hasil yang sangat mengecewakan bagi kami semua. Namun, ini sepak bola, kami mengontrol permainan dan pemain tetap percaya sampai akhir. Apa pun yang terjadi di akhir adalah yang terbaik yang kami lakukan,” kata Fajar selepas laga.


Sudah Berusaha Maksimal

Persija Jakarta hanya bermain imbang versus PSIM Yogyakarta dengan skor 1-1 di I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Rabu (22/04/2026) sore WIB. (X/PSIM)

Sementara di sisi lain, penyerang asing Persija, Gustavo Almeida juga tampaknya cukup kecewa. Usai pertandingan, ia mengganggap seluruh pemain Persija sudah memberikan yang terbaik dalam pertandingan kali ini.

Memang terlihat di mixed zone Stadion Dipta, tidak ada senyum yang terpancar dari wajah para pemain Macan Kemayoran. Beberapa pemain pun enggan untuk dimintai komentar.

“Kami sudah mencoba yang terbaik dan bermain habis-habisan. Tapi kami hanya bermain imbang dan semua pemain bertanggung jawab. Kami akan bersiap kembali untuk pertandingan berikutnya,” beber Almeida.


Berusaha Lupakan Tekanan

Gelandang PSIM Yogyakarta, Muhammad Iqbal meladeni bek Persija Jakarta, Bruno Tubarao, pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/5/2026). (Doc PSIM)

Dalam 5 pertandingan tersisa, mantan penyerang Arema FC tersebut sadar akan ada tekanan yang cukup besar. Bukan hanya untuk Persib, tetapi juga untuk Borneo FC yang memiliki peluang paling besar untuk mengejar ketertinggalan dari Persib.

Sedangkan Persija meskipun masih ada peluang untuk mengejar, tapi cukup tipis. Tentu Macan Kemayoran akan berharap Persib bisa tergelincir setidaknya dalam 2 atau 3 pertandingan tersisa.

“Sejujurnya kami ingin melupakan setiap tekanan yang ada dalam tim. Kami mencoba untuk fokus dalam setiap pertandingan yang tersisa," ujar Almeida.

"Jelas akhir-akhir kompetisi akan sangat sulit dan kami mencoba untuk menjaga momentum dan memperbaiki performa,” tutupnya.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait