Bernardo Tavares Tebar Ancaman, Persebaya Siap Kejutkan Arema di Stadion Dipta

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, sangat paham betapa krusialnya laga kontra Arema bagi para pendukung setia mereka.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 26 April 2026, 20:45 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares memberikan instruksi kepada pemain asuhannya saat bertandang ke markas Persija Jakarta, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dalam laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (11/4/2026) malam. (Bola.com/Bagaskara Lazauradi).

Bola.com, Surabaya - Laga panas bertajuk Derbi Jatim bakal tersaji pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Arema FC dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026) sore WIB.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, sangat paham betapa krusialnya laga kontra Arema bagi para pendukung setia mereka. Atmosfer panas bahkan sudah menjalar ke jagat maya jauh sebelum peluit pertama dibunyikan.

Advertisement

Duel ini digelar tanpa penonton. Namun, pertandingan ini tentu saja menyita atensi suporter, baik Bonek di Surabaya maupun Aremania di Malang.

"Kami tahu Arema tim yang kuat, tetapi kami juga tim yang kuat. Dan jika kami bermain seperti lawan Malut, kami bisa saja memberikan kejutan," kata Bernardo Tavares.

 


Menambah Kepercayaan Diri

Gelandang Persebaya, Pedro Matos (kanan) mencoba mengecoh gelandang Malut United, Taufik Rustam dalam laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Kamis (23/4/2026). (Dok. Persebaya)

Sebelumnya, Persebaya berhasil menang 2-0 di kandang Malut United (23/4/2026). Hasil itu tentu saja menambah kepercayaan diri Francisco Rivera dkk. untuk mencuri poin dari tuan rumah Arema.

Saat menumbangkan Malut United, Tim Bajul Ijo tampil sangat disiplin dengan efektivitas tinggi. Walaupun kalah dalam penguasaan bola dan intensitas serangan, Persebaya sanggup mengonversi peluang secara klinis menjadi dua gol.

Hasil positif tersebut bukan sekadar penghenti tren negatif setelah tumbang di dua laga sebelumnya, melainkan juga mengakhiri kutukan kekalahan beruntun dalam tiga partai tandang terakhir Persebaya.

 


Kendala Fisik

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tampak kecewa setelah ditaklukkan Madura United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kendati demikian, persoalan fisik menjadi ganjalan utama saat ini. Selain kalender kompetisi yang sangat padat, krisis cedera tengah menghantam internal tim dalam beberapa pekan belakangan.

Kondisi sang kapten, Bruno Moreira, serta kiper andalan Ernando Ari yang telah menepi di empat pertandingan terakhir, masih diragukan untuk tampil menghadapi Tim Singo Edan.

"Mari kita lihat siapa pemain yang lebih siap menghadapi pertandingan ini, setelah itu kami akan membuat rencana menyesuaikan dengan karakter lawan," ujar Bernardo Tavares.

 


Optimistis Petik Hasil Maksimal

Di sisi lain, Milos Raickovic menegaskan kesiapannya untuk beradu mekanik demi mengamankan poin penuh. Pemain asing asal Montenegro tersebut optimistis timnya mampu meraih hasil maksimal.

"Dan seperti yang saya katakan sebelumnya, selalu perlu memberikan 100 persen dalam latihan, dalam pertandingan. Dan itu akan kembali padamu di lapangan," kata Milos.

Berbekal modal kepercayaan diri setelah membungkam Malut United, Persebaya juga didukung statistik mentereng atas Arema FC.

Dalam 10 pertemuan sejak 2020 di semua ajang, tim asal Kota Pahlawan tersebut belum terkalahkan melawan Arema. Mereka membukukan catatan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang, termasuk skor 1-1 pada putaran pertama musim ini.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait