Marc Marquez Tercecer ke Q1 di Le Mans, Kena Imbas Crash Pecco Bagnaia

Marc Marquez hanya berada di urutan ke-13 pada sesi latihan Jumat MotoGP Prancis di Le Mans dan harus menghadapi kualifikasi 1 pada Sabtu hari ini.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Mei 2026, 09:20 WIB
Pembalap Spanyol dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, meninggalkan pit selama sesi latihan bebas pertama menjelang Grand Prix MotoGP Prancis di Le Mans, Prancis barat laut, pada 8 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez harus menghadapi jalur sulit di MotoGP Prancis 2026 setelah gagal menembus Kualifikasi 2 langsung pada sesi latihan di Sirkuit Le Mans, Jumat waktu setempat.

Di saat tiga pembalap Ducati mampu finis di empat besar catatan waktu, Marc justru tercecer di posisi ke-13 dan dipastikan turun di Kualifikasi 1 pada Sabtu hari ini.

Advertisement

Juara dunia bertahan itu sebenarnya menunjukkan perkembangan sepanjang hari.

Setelah menutup sesi pagi di posisi kesembilan, Marc ikut memakai pembaruan fairing terbaru Ducati pada latihan sore bersama para pembalap GP26 lainnya.

Namun, saat Fabio Di Giannantonio, Alex Marquez, dan Francesco Bagnaia bersaing di papan atas bersama jagoan tuan rumah, Johann Zarco, dari Honda, Marc kesulitan menyusun putaran cepat untuk simulasi time attack.


Cari Potensi Maksimal

Pembalap Spanyol dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, memasuki pit selama sesi latihan bebas pertama menjelang Grand Prix Moto GP Prancis di Le Mans, Prancis barat laut, pada 8 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Peluang Marc lolos otomatis ke Kualifikasi 2 akhirnya sirna setelah Bagnaia mengalami kecelakaan pada akhir sesi. Insiden itu memunculkan bendera kuning dan menggagalkan upaya terakhir Marc memperbaiki waktu.

"Saya merasa lebih baik di setiap sesi, dan itu yang paling penting," kata Marc Marquez kepada MotoGP.com.

"Sayangnya kami harus masuk Q1, itu jelas bukan situasi terbaik. Tapi, kami akan terus bekerja, mencoba memberikan yang terbaik, dan mencari potensi maksimal."

"Tim bekerja sangat bagus dan motornya juga kompetitif. Terlihat banyak Ducati ada di depan, jadi sekarang saya hanya perlu terus melaju dan berkembang," ucap Marquez.


Masalah Utama

Marc enggan memastikan apakah dirinya sebenarnya punya peluang lolos ke Q2 andaikan tidak ada bendera kuning.

"Anda tidak pernah tahu. Kalau memang cepat, bendera kuning seharusnya tidak jadi masalah karena cepat atau lambat Anda tetap bisa mencetak satu putaran bagus," ujarnya.

"Sepertinya saat time attack, saya sedikit lebih kesulitan dibanding ritme balapan."

Kepada Sky Italia, Marc juga menjelaskan masalah utama yang masih ia rasakan saat menggeber Ducati di Le Mans.

"Saya belum menekan bagian depan motor seperti biasanya. Saya belum benar-benar agresif saat membebani ban depan. Mari lihat apakah saya bisa melakukannya nanti," ungkap kakak Alex Marquez itu.


Faktor Cuaca

Cuaca juga masih menjadi faktor yang bisa mengubah jalannya akhir pekan MotoGP Prancis. Peluang hujan pada hari balapan disebut mencapai 75 persen.

Meski begitu, Marc yakin masih ada ruang perbaikan jika balapan berlangsung dalam kondisi kering.

"Menurut saya dalam kondisi kering kami masih bisa berkembang," katanya.

"Q1 adalah sesi paling buruk dalam akhir pekan karena sangat sulit, tetapi besok kami akan mencoba meningkat, entah lintasan basah atau kering," imbuhnya.

Dalam format MotoGP, hanya dua pembalap teratas di Kualifikasi 1 yang berhak lolos ke perebutan pole position di Kualifikasi 2.

Selain Marc, dua pembalap Ducati lain yang gagal mengamankan tiket langsung ke Q2 adalah Franco Morbidelli di posisi ke-18 dan Fermin Aldeguer di urutan ke-21. Keduanya menggunakan motor spesifikasi satelit.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait