Merasakan Langsung TC Timnas Indonesia yang Dijejali Pemain Top Eropa, Jonny Campbell: Jay Idzes Sangat Mengesankan

Sangat beruntunglah Jonny Campbell karena menjadi bagian dari TC Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 10 Mei 2026, 12:00 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes (kiri) berbincang dengan Jordy Amat saat melakoni latihan resmi menjelang laga FIFA Series 2026 melawan St Kitts and Nevis di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Kamis (26/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Tak semua pemain bisa mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan (TC) tim nasional sebuah negara. Jadi, sangat beruntunglah Jonny Campbell karena menjadi bagian dari TC Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.

Siapa Jonny Campbell? Ia adalah mantan pemain Adhyaksa FC. Pemilik KTP Amerika Serikat itu juga pernah memperkuat Persela Lamongan.

Advertisement

Palang pintu berambut gondrong itu disertakan dalam TC jelang Skuad Garuda besutan John Herdman terjun ke FIFA Series 2026 pada akhir Maret.

Selain Indonesia, perhelatan akbar yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, juga diikuti tiga negara lainnya, yakni Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon, dan Bulgaria.

Saat itu, John Herdman, yang tak punya waktu banyak, memang butuh lawan tanding yang berlatar belakang pesepak bola profesional.

Saat itu Jonny Campbell tak lagi terikat dengan satu klub alias free agent, bek berusia 34 tahun itu pun diajak dan tak melewatkan begitu saja momen langka yang mungkin tak akan terulang lagi.

Selama TC, Jonny Campbell bisa melihat langsung taktik serta filosofi permainan Timnas Indonesia di bawah arahan juru taktik anyarnya, John Herdman.

Tak cuma itu, Jonny Campbell juga bisa berbagi lapangan dengan pemain-pemain top Indonesia yang berkarier di liga beken Eropa macam Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Emil Audero, dan Maarten Paes.

Mantan bek Ho Chi Minh City, Vietnam, itu juga kagum dengan fasilitas serta teknologi yang mendukung selama TC, termasuk TV raksasa dan pesawat tanpa awak alias drone.

Mengaku terkesan dan kagum, Jonny Campbell sangat terkesan dengan permainan maupun perlakuan yang ia dapatkan selama TC.

"Mereka sangat baik dalam penguasaan bola, membuat kami banyak berlari. Saya punya jersey latihan yang mereka berikan sebagai kenang-kenangan. Itu hadia kecil yang sangat menyenangkan," kata Jonny Campbell kepada Bola.com.

 
 

Mengagumi Jay Idzes

Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes, berusaha mengahalau pemain Bulgaria, Vladimir Nikolov, dalam laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGK), Senayan, Jakarta, Senin (30/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menurut kelahiran 24 September 1991, ia mengaku kagum dengan materi pemain yang dimiliki Timnas Indonesia, terlebih sosok Jay Idzes yang bermain di pentas Serie A, Italia, bareng Sassuolo.

"Saya seorang bek tengah dan menurut saya bek-bek yang dimiliki Timnas Indonesia sangat bagus. Kapten Jey Idzes sangat mengesankan. Dia pemain yang sangat top," ujar Jonny Campbell.

Jonny Campbell juga memuji Rizky Ridho, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Justin Hubner, Kevin Diks, Jordi Amat, Elkan Baggott, dan pemain bertahan Timnas Indonesia lainnya.

"Banyak talenta di lini belakang," katanya.


Timnas Indonesia Penuh Talenta

Timnas Indonesia versus Saint Kitts and Nevis pada ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Campbell juga memuji pula talenta-talenta nan mumpuni di semua lini Timnas Indonesia, khususnya lini tengah dan lini depan.

Di tengah Joey Pelupessy, Eliano Reijnders, serta Ivar Jenner. Kemudian di lini serang ada Ole Romeny, Beckham Putra, Ratnar Oratmangoen, pun Ramadhan Sananta.

"Ada banyak talenta juga di seluruh tim," ujar Jonny Campbell sembari menambahkan kalau selama latihan tanding dirinya harus lebih banyak berlari karena Jay Idzes cs. sangat dominan dalam penguasaan bola.

"Apalagi saat tim cadangan melawan tim utama. Wah, kami harus terus bergerak menjaga posisi agar tetap rapat. Semu pemain Timnas Indonesia membuat kami kesulitan. Kami harus banyak berlari," tutup Jonny Campbell.

Berita Terkait