Bola.com, Jakarta - Legenda Timnas Italia sekaligus AC Milan Paolo Maldini mendapat pertanyaan menarik terkait kenapa sepak bola Italia tidak bisa semaju tenis yang kini mempunyai atlet nomor satu dunia, Jannik Sinner.
Di saat Jannik Sinner terus meraih gelar juara dan mengharumkan Italia di tenis, Gli Azzurri justru gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Paolo Maldini pun menyempatkan hadir menyaksikan pertandingan Jannik Sinner pada ajang Italian Open, yang dimainkan di Foro Italico, kompleks yang sama dengan Stadio Olimpico, Roma.
Berbicara kepada kantor berita ANSA, Paolo Maldini ditanya tentang kenapa sepak bola Italia tidak bisa se-sukses tenis yang bisa melahirkan Jannik Sinner.
"Saya pikir memiliki pemain nomor satu dunia dari Italia tentu meningkatkan minat pada olahraga ini, tetapi memiliki begitu banyak petenis Italia di peringkat 100 teratas sekarang bukanlah kebetulan,” kata Paolo Maldini.
"Ada perencanaan dalam tenis di Italia, sesuatu yang kurang dalam sepak bola, karena Italia selalu menjadi negara yang berbakat dalam olahraga," tambahnya.
Paolo Maldini Masuk Jajaran FIGC?
Kebutuhan akan arah baru inilah yang menyebabkan Paolo Maldini diusulkan untuk memiliki peran potensial di Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) setelah pengunduran diri sang ketua Gabriele Gravina.
Meskipun ia belum mengajukan diri sebagai kandidat, ia bisa dipanggil untuk suatu posisi penting oleh Giovanni Malago atau Giancarlo Abete yang berstatus favorit untuk mengisi kursi Ketua FIGC.
Ketika didesak mengenai hal ini, Paolo Maldini menolak berkomentar. Yang pasti, pria berusia 57 tahun itu sudah berpengalaman dalam urusan manejerial.
Dia pernah menjabat sebagai direktur teknik AC Milan dari tahun 2019-2023, ketika ia dipecat setelah perselisihan dengan petinggi klub.