Mulai Tak Betah di Chelsea, Cole Palmer Bersiap Cabut pada Musim Panas 2026

Masa depan Cole Palmer di Chelsea mulai diselimuti tanda tanya besar.

Bola.com, Barcelona - Masa depan Cole Palmer di Chelsea mulai diselimuti tanda tanya besar. Gelandang serang berusia 23 tahun itu dikabarkan mulai tak betah di The Blues, dan bersiap cabut pada bursa transfer musim panas 2026.

Palmer sempat dihantam serangkaian cedera pada awal musim ini, dan membuatnya absen selama 107 hari dan melewatkan 25 pertandingan yang dijalani Chelsea. Setelah pulih dari cedera Cole Palmer sama sekali tak kehilangan sentuhan magisnya.

Sepanjang musim 2025/2026, pemain bersusia 23 tahun tersebut sudah mencatatkan 10 gol dan tiga assist dari 25 penampilan diseluruh ajang. Situasi tersebut semakin menegaskan statusnya motor serangan Tim London Biru.

Namun, performa individu Palmer tak sejalan dengan hasil yang diraih Chelsea. Saat ini, The Blues tengah mengalami periode buruk setelah menelan empat kekalahan beruntun, termasuk tersingkir secara memalukan dari Liga Champions setelah dibantai Paris Saint-Germain dengan agregat 2-8.

Di Premier League, Chelsea juga mulai tercecer. Kekalahan dari Everton dan Newcastle United membuat mereka kini terlempar ke posisi keenam klasemen, dan terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Mulai Tidak Betah

Menurut laporan Mirror, Cole Palmer kini semakin merasa tidak puas dengan situasi di klub dan disebut siap pergi pada musim panas tahun ini.

Padahal, kontraknya bersama Chelsea masih sangat panjang hingga 30 Juni 2033. Namun, kondisi tim yang tidak stabil bisa menjadi faktor besar yang mendorongnya mencari tantangan baru.

Nilai transfernya pun diperkirakan mencapai 150 juta poundsterling atau setara dengan Rp3,3 triliun. Angka fantastis tersebut mencerminkan kualitas dan potensinya.

 

Taktik Baru Jadi Pemicu

Satu di antara penyebab ketidakpuasan Palmer disebut berasal dari perubahan pendekatan taktik yang diterapkan Rosenior.

Selain itu, gelandang Timnas Inggris tersebut juga merindukan kerja sama dengan Nicolas Jackson, yang dipinjamkan ke Bayern Munchen sejak awal musim. Pada musim lalu, keduanya memiliki koneksi yang sangat baik di lini depan.

Kini, Palmer dinilai belum menemukan chemistry yang sama saat bermain bersama Joao Pedro maupun Liam Delap.

Kondisi tersebut membuat sejumlah klub elite Eropa seperti Manchester United, Real Madrid, dan Bayern Munchen disebut siap menampung sang pemain jika benar-benar hengkang dari Stamford Bridge.

Sumber: Mirror

Simak Persaingan Musim Ini:

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer