Kisah Pangeran William Jatuh Cinta kepada Aston Villa

Mengapa Pangeran William mendukung Aston Villa? Ini cerita lengkapnya.

Bola.com, Jakarta - Pangeran William larut dalam euforia ketika Aston Villa menghancurkan Nottingham Forest 4-0, Jumat (8-5-2026) dini hari WIB, dan memastikan tiket ke final Liga Europa melawan Freiburg di Istanbul.

Pewaris takhta Kerajaan Inggris itu tampak seperti suporter biasa di Villa Park. Ia bernyanyi mengikuti Sweet Caroline, menyalami orang-orang di sekitarnya, lalu mengepalkan tangan setiap kali gol Aston Villa bersarang ke gawang lawan.

Kendati berstatus anggota keluarga kerajaan, William bukan pendukung musiman Aston Villa. Dukungan terhadap klub asal Birmingham tersebut sudah melekat selama puluhan tahun.

Ia bahkan berharap Villa bisa kembali membawa pulang trofi Eropa untuk pertama kalinya sejak menjuarai Piala Champions Eropa pada 1982.

Lalu, bagaimana awal mula Pangeran William jatuh hati kepada Aston Villa?

Dalam wawancara bersama presenter BBC, Gary Lineker, menjelang final Piala FA 2015 melawan Arsenal, William pernah menjelaskan alasan di balik pilihannya mendukung Villa.

"Waktu sekolah dulu, saya mulai benar-benar menyukai sepak bola. Saya melihat-lihat klub mana yang ingin saya dukung," kata William.

"Semua teman saya mendukung Manchester United atau Chelsea dan saya tidak ingin mengikuti pilihan yang terlalu umum," ungkapnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Cari Pengalaman Emosional

William mengaku justru tertarik pada klub yang memberinya pengalaman emosional yang naik turun.

"Saya ingin mendukung tim papan tengah yang bisa memberi lebih banyak rollercoaster emosi. Aston Villa selalu punya sejarah hebat."

Ia juga punya teman-teman dekat yang mendukung Villa dan mulai merasakan ikatan emosional setelah menonton pertandingan Piala FA antara Bolton Wanderers melawan Aston Villa pada 2000.

"Saya duduk bersama para suporter dengan topi merah saya dan berada di tengah fans Birmingham. Saya sangat menikmatinya."

"Atmosfernya, rasa kebersamaannya, semuanya membuat saya merasa punya koneksi dengan klub ini," lanjut William.

Dalam wawancara lain pada Februari 2020, William kembali membahas kecintaannya kepada Villa. Ia menyebut nama Paul Merson sebagai satu di antara alasan yang membuatnya kagum terhadap klub tersebut.

"Pemain seperti Paul Merson bermain di sana. Saya melihat bagaimana dia tampil luar biasa, meski sedang menghadapi banyak masalah dalam hidupnya saat itu," ujar William.

"Dan saya lahir pada 1982, tahun ketika Villa menjuarai Piala Eropa. Jadi, saya merasa sejarah dan tradisi klub ini selalu dekat dengan saya," ucapnya.

Hadir di Stadion

Dukungan William kepada Aston Villa bukan sekadar ucapan.

Ia beberapa kali terlihat langsung hadir di stadion untuk menyaksikan pertandingan Villa. Pada November 2013, William tertangkap kamera berada di executive box Villa Park saat Aston Villa bermain imbang 0-0 melawan Sunderland di Liga Inggris. Saat itu ia mengenakan jaket dan syal Aston Villa.

William juga hadir di final Piala FA 2015 ketika Aston Villa kalah 0-4 dari Arsenal. Sebagai tamu kerajaan di Royal Box, ia duduk berdampingan dengan pemilik Villa saat itu, Randy Lerner.

Setelah pertandingan selesai, William bahkan menyerahkan trofi juara kepada Arsenal dan memberikan medali runner-up kepada para pemain Villa asuhan Tim Sherwood.

Pada April 2018, William kembali datang ke Villa Park saat Aston Villa menang 1-0 atas Cardiff City di Divisi Championship. Ia terlihat merayakan gol kemenangan Jack Grealish bersama mantan striker Villa, John Carew.

William juga sempat menghadiri final play-off Championship melawan Fulham di Wembley pada Mei 2018, hanya sepekan setelah pernikahan adiknya, Pangeran Harry.

Musim 2019/2020, ia datang ke Carrow Road untuk melihat Villa menghajar Norwich City 5-1.

Bukti Loyalitas

Kecintaannya kepada Aston Villa juga sering terlihat di luar stadion.

Saat Aston Villa memastikan tiket Liga Champions musim lalu, William menulis di media sosial X.

"Kami ke Liga Champions! Musim yang bersejarah dan pencapaian luar biasa. Terima kasih untuk Unai Emery, seluruh pemain, dan semua orang di Aston Villa. Tidak sabar menunggu musim depan. #UTV."

Pada pernikahan saudara perempuan Kate Middleton, Pippa Middleton, Mei 2017, William bahkan terlihat mengenakan dasi berwarna claret, warna khas Aston Villa.

Ketika mengunjungi London Stadium pada Oktober 2017, West Ham United sempat memberikan jersey replika kepada anak-anak William. Namun, ia langsung bercanda sambil menunjukkan loyalitasnya.

"Warnanya benar, tetapi klubnya salah," kata William.

Kesan Klub

Sebulan kemudian, saat menghadiri penghargaan Pride of Britain, William mengenakan syal Aston Villa sebagai bentuk dukungan kepada fan Villa bernama Moin Younis yang mendapat penghargaan keberanian karena hidup dengan penyakit kulit serius.

Pada November 2017, William dan Kate Middleton juga mengunjungi Villa Park dan berbincang langsung dengan manajer Aston Villa saat itu, Steve Bruce.

Bruce mengaku terkesan dengan pengetahuan William mengenai skuad Villa.

"Ia memperkenalkan Kate kepada saya sebagai 'orang paling top'," ungkap Bruce.

"Ia berbicara soal skuad dan bagaimana kami mulai membalikkan keadaan."

"Sebagai seorang ayah, Anda pasti ingin punya anak seperti dia. Sikapnya luar biasa. Tidak setiap hari calon Raja Inggris menjadi pendukung klub Anda, jadi itu hal yang hebat untuk Aston Villa," ucap Bruce.

 

Sumber: Birmingham Mail

Video Populer

Foto Populer