Jersey, Sepatu, Bola, Lego, Speaker hingga Stopkontak, Ini Daftar Lengkap Barang Timnas Inggris yang Dicuri, Kerugian Lebih dari Rp300 Juta

Berikut daftar lengkap barang-barang yang dicuri dari skuad Inggris, termasuk jersey bertanda tangan senilai total 15 ribu dolar AS.

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris menjadi korban pencurian menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026. Sejumlah perlengkapan milik skuad The Three Lions raib saat sedang dalam perjalanan dari kamp latihan mereka di Florida menuju Kansas City.

Menurut kantor kejaksaan Jackson County, total nilai barang yang dicuri mencapai 18.000 dolar AS atau sekitar Rp321,1 juta.

Dua pria bernama Mustafa Salik dan Erfan Kamal telah didakwa terkait kasus tersebut.

Insiden terjadi ketika sebuah kendaraan yang mengangkut perlengkapan Timnas Inggris melintas menuju Kansas City, lokasi pertandingan pertama mereka di turnamen ini.

Meski demikian, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) memastikan tidak ada barang penting yang hilang sehingga persiapan tim untuk menghadapi Kroasia pada Kamis (18-6-2026) dini hari WIB tidak terganggu.

Dokumen pengadilan yang diperoleh BBC Sport mengungkap perincian barang yang sempat dicuri. Di antaranya empat pasang sepatu sepak bola, satu bola, sepasang sarung tangan kiper, serta sejumlah perlengkapan latihan.

Yang paling bernilai adalah tiga jersey bertanda tangan pemain. Ketiga jersey tersebut ditaksir memiliki nilai total 15.000 dolar AS.

Sumber yang mengetahui kasus tersebut menyebut sebagian besar barang yang dicuri kini telah berhasil ditemukan kembali.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Daftar Barang yang Dicuri

Berdasarkan dokumen pengadilan, berikut barang-barang yang sempat hilang:

  • Empat pasang sepatu bola dengan nilai total 1.340,60 dolar AS
  • Lima pasang sepatu dengan nilai total 1.139,50 dolar AS
  • Satu jersey merah bertanda tangan senilai 5.000 dolar AS
  • Dua jersey putih bertanda tangan masing-masing senilai 5.000 dolar AS
  • Satu bola resmi Piala Dunia senilai 214,50 dolar AS
  • Sepasang sarung tangan kiper senilai 160,87 dolar AS.Empat kaus latihan warna biru tua
  • Empat celana pendek warna biru tua
  • Empat kaus lengan panjang warna biru muda
  • Empat kaus lengan pendek warna biru muda.Dua boneka singa
  • Stopkontak multifungsi senilai 40 dolar AS
  • Satu speaker JBL senilai 149,95 dolar AS
  • Satu set Lego berbentuk sepatu Nike Air senilai 99,99 dolar AS.

Ancaman Sanksi Pelaku

Salik dan Kamal masing-masing menghadapi satu dakwaan menerima barang hasil curian.

Berdasarkan hukum negara bagian Missouri, pelanggaran tersebut masuk kategori kejahatan kelas D dengan ancaman hukuman penjara antara satu hingga tujuh tahun jika terbukti bersalah.

Bek Timnas Inggris, Dan Burn, mengaku baru mengetahui kabar pencurian tersebut dari media.

"Saya pribadi tidak kehilangan apa pun. Kami justru mengetahui kabar itu dari kalian semua (media)," kata Burn.

"Sekarang kasusnya ditangani polisi, jadi saya tidak tahu seberapa banyak yang bisa saya komentari. Masalah ini juga tidak banyak dibicarakan di dalam tim. Itu menunjukkan kami tidak terlalu mengkhawatirkannya karena persiapan tim memang tidak terganggu," ungkapnya.

Tak Ada Toleransi

Jaksa Jackson County, Melesa Johnson, menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi tindak kriminal yang menyasar tamu-tamu Piala Dunia 2026, termasuk timnas yang datang untuk bertanding.

"Jackson County tidak akan menoleransi aktivitas kriminal apa pun yang menargetkan pengunjung Piala Dunia, termasuk tim-tim internasional yang datang ke sini untuk berkompetisi."

"Kami berterima kasih kepada Departemen Kepolisian Kansas City dan para pengacara yang bertugas atas respons cepat mereka dalam menyelidiki insiden ini dan segera mengajukan dakwaan. Kantor kami berkomitmen meminta pertanggungjawaban para pelaku."

Wali Kota Kansas City, Quinton Lucas, juga memuji kerja cepat aparat dalam mengungkap kasus tersebut.

"Saya berterima kasih atas kerja cepat Departemen Kepolisian Kansas City dan Kantor Kejaksaan dalam menyelesaikan penyelidikan lintas negara bagian ini, membantu para korban mendapatkan kembali barang-barang yang dicuri saat dalam perjalanan, serta memastikan para tersangka menghadapi proses hukum," ujar Lucas.

"Pimpinan keamanan publik Kansas City akan terus memastikan semua orang tetap aman dan setiap pelaku pelanggaran akan dimintai pertanggungjawaban dengan cepat atas tindakannya," imbuhnya.

 

Sumber: BBC

Video Populer

Foto Populer