Persela Cari Satu Striker Asing yang Tajam dan Petarung

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 16 Feb 2016, 06:00 WIB
Didik Ludianto (tengah), pelatih Persela Lamongan di Piala Presiden 2015 (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Bola.com, Lamongan - Persela Lamongan memastikan hanya butuh tambahan satu pemain asing lagi untuk melengkapi kuota pemain asing jadi tiga pemain. Dua slot untuk pemain asing sudah dipastikan jadi milik Omar Elhussieny (30) asal Mesir dan Selim Kaabi (31) dari Prancis.

Sesuai kebutuhan, setelah mendapatkan Omar (tengah) dan Selim (stoper), Persela kini membutuhkan satu pemain asing anyar berposisi striker.

Pelatih Persela, Didik Ludianto, mengaku belum menemukan striker impor yang sesuai dengan kriteria yang ia tentukan. "Saya butuh striker yang tajam dan petarung. Sekarang, saya masih mencari. Saya yakin kami pasti temukan striker semacam ini," katanya.

Seperti saat menemukan Omar, Didik bakal sangat selektif dalam menentukan pemain asing. Maklum, meski mengaku kepincut dengan penampilan Omar yang terakhir kali membela Levadia di kompetisi Estonia, Didik tak langsung merekrutnya. Ia lebih dulu ingin melihat langsung performa sang pemain sebelum merekomendasikan ke manajemen untuk dikontrak.

Advertisement

Didik meyakini dengan keberadaan satu striker asing andal, timnya bakal lebih solid lantaran selama beberapa laga uji coba, kedua pemain itu dianggap sangat tangguh.

Menurut Didik meski tak tinggi untuk ukuran pemain asing (hanya 171) Omar dinilai punya banyak kelebihan. Selain visinya bermainnya bagus, ia juga punya umpan akurat.

Sementara Selim yang jangkung (186 cm) tak hanya punya kelebihan dalam duel-duel bola atas, antisipasi bola-bola bawahnya juga cukup baik. Itulah mengapa Didik hanya butuh striker tangguh dan tajam untuk melengkapi kekuatan timnya.

Persela saat ini masih menyeleksi banyak pemain muda lokal. Dari 23 pemain lokal yang saat ini mengikuti latihan bersama tim berjulukan Laskar Jaka Tingkir itu, mayoritas dihuni pemain belia.

Didik mengakui tidak merekrut banyak pemain dari luar Lamongan karena beberapa pemain muda potensial yang bisa dipromosikan ke tim senior Persela. "Pemain mudanya kebanyakan dari Persela U-21, tapi juga ada yang dari luar," katanya.

Kendati skuatnya tidak bertabur bintang dan banyak diisi pemain muda, Didik optimistis Persela nanti bakal tetap kompetitif mengingat ia tak sembarangan dalam merekrut pemain.