Prediksi Mitra Kukar vs PSM: Dedikasi bagi Sang Pendiri

oleh Gatot SusetyoAbdi Satria diperbarui 31 Jul 2016, 06:00 WIB
Mitra Kukar menjamu PSM di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (31/7/2016).

Bola.com, Tenggarong - Laga kandang Mitra Kukar kontra PSM Makasar pada pekan ke-13 Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo, Minggu (31/7/2016), di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, sangat penting dan sarat emosi. Tim Naga Mekes berambisi mengembalikan performa dengan meraih kemenangan mutlak.

Pasalnya, beberapa pertandingan terakhir anak asuh Subangkit ini seolah dijauhi dewi fortuna. Kemenangan nanti akan secara khusus didedikasikan untuk almarhum H. Syaukani HR, pendiri yang juga mantan Bupati Kutai Kartanegara, yang meninggal dunia 27 Juli 2016 karena sakit.

"Semua elemen tim ini bertekad untuk memberikan kemenangan untuk almarhum H. Syaukani HR yang dikenal sangat cinta dengan Mitra Kukar. Klub ini didirikan atas jasa besar beliau. Ini kesempatan terbaik kami untuk membalasnya," tutur Subangkit, pelatih Mitra Kukar.

Advertisement

Demi keinginan itu, Subangkit akan menurunkan skuat terbaiknya. Dua pemain asal Brasil, Arthur Cunha da Rocha dan Marlon da Silva, akan dipaksa bermain meski kondisi mereka saat tidak fit 100 persen.

"Arthur cedera paha akibat benturan sementara engkel kaki Marlon masih bengkak. Cedera mereka dapat saat melawan Persegres Gresik United lalu. Namun, keduanya sangat termotivasi ingin main demi persembahan untuk almarhum," ungkap Subangkit.

Marlon Da Silva dipaksa turun bermain demi memberikan bukti dedikasi pada pendiri Mitra Kukar yang meninggal dunia beberapa hari lalu. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Pelatih asal Pasuruan, Jatim, itu juga menyebut kondisi Michael Orah masih tanda tanya. Pemain asal Sulawesi Utara itu kemungkinan besar akan absen. Posisinya bakal digantikan Zikri Akbar.

"Tiga pemain itu yang cedera. Sisanya sangat siap untuk mengamankan poin kandang. Tapi, kami tetap mewaspadai PSM. Meski PSM hanya pakai pemain lokal, mereka punya pemain muda bagus-bagus," ujar Subangkit.

Duel nanti akan jadi ajang reuni bagi Rizky Pellu. Maklum, sebelum menyeberang ke PSM, pemain 24 tahun itu adalah kapten tim Mitra Kukar saat menjuarai Piala Jenderal Sudirman 2015.

"Rizki Pellu akan jadi fokus kami. Selain itu duet Ferdinand Sinaga dan Muchlis Hadi juga bisa membahayakan pertahanan kami. Bagaimana pun caranya, kami harus meraih kemenangan. Karena kami ingin berada di papan atas lagi," ucap Subangkit. 

Sponsored by:

 

2 dari 2 halaman

PSM ingin curi poin

Kewaspadaan Subangkit pada Rizky Pellu tak keliru, karena pemain bersangkutan menyadari PSM butuh poin untuk menghapus tren negatif  era Robert Albert sekaligus mengintip peluang beranjak dari papan bawah TSC 2016.

"Saya memang punya kenangan manis di Mitra. Tapi, saat ini saya adalah pemain PSM. Tentu, saya akan tampil habis-habisan untuk meraih minimal satu poin di Tenggarong," tegas gelandang berdarah Tulehu itu.

Di era Robert, Rizky mendapat kepercayaan sebagai kapten menggantikan peran seniornya, Syamsul Chaeruddin, yang belakangan lebih banyak duduk di bangku cadangan karena kalah bersaing dengan Rasyid Bakri. Tetapi, menghadapi Mitra di pekan ke-13, Rizky kemungkinan besar kembali berduet dengan Syamsul.

"Kondisi Rasyid sedang tidak fit. Tapi, tidak masalah, karena ada Syamsul yang punya pengalaman banyak menghadapi tekanan," ujar Robert Alberts, pelatih PSM.

Prakiraan Pemain Mitra Kukar Vs PSM Makassar (Bola.com/Adreanus Titus)

Syamsul menyatakan kesiapannya jadi starter. "Saya tentu senang kalau kembali dimainkan pelatih. Saya berharap PSM bisa memenangkan pertandingan. Bukan sekadar mencuri satu poin," tegas mantan gelandang timnas di Piala Asia 2007 ini.

Tidak hanya di lini tengah, Robert juga melakukan rotasi di sektor penjaga gawang. Dimas Galih Pratama yang selama ini jadi kiper utama diparkir di Makassar. Davit Ariyanto dan Muhammad Syaiful pun bersaing jadi starter. "Kemungkinan saya akan memberikan kesempatan kepada Syaiful untuk tampil pertama kali di TSC 2016," jelas Robert.

Sementara di lini depan, pelatih asal Belanda ini tetap memercayakan duet Ferdinand Sinaga dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh untuk menggedor lini belakang Mitra.

Sorotan utama tertuju pada Muchlis yang mulai mendapat tempat di tim utama. "Saya tentu ingin mencetak gol gol buat PSM. Tapi, yang terpenting adalah PSM meraih poin di Tenggarong," tegas eks striker timnas U-19 yang masuk dalam daftar 47 pemain seleksi pilihan Alfred Riedl menghadapi Piala AFF 2016 ini.