Bola.com, Jakarta - Madura United meraih kemenangan 1-0 atas Bali United pada laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2021/22 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (9/12/2021). Haris Tuharea menjadi pembeda lewat golnya pada menit ke-71.
Klub berjulukan Laskar Sape Kerrap tersebut sebenarnya berada jauh di bawah Bali United yang mengincar posisi kedua di klasemen. Tetapi, permainan sporadis yang diperagakan berhasil membawa Madura United meraih tiga poin.
Pelatih Madura United, Fabio Lefundes, menyebut anak asuhnya berhasil bermain dengan strategi yang diinginkan. Namun, dia mengakui ada hal lain yang membuat klub asal Pulau Garam tersebut berhasil mengantongi tiga poin sempurna.
"Saya mau terima kasih ke pemain sudah berdedikasi luar biasa di lapangan. Mereka respons apa yang saya minta. Kita sudah tahu, Bali United adalah lawan bagus. Tetapi mereka kehilangan beberapa pemain dan kita manfaatkan di situ," jelasnya.
Pada pertandingan semalam, Bali United memang tak bisa menurunkan sejumlah pemain andalannya. Hampir 10 pemain tak bisa tampil dengan berbagai alasan yang berbeda, seperti Gunawan Dwi Cahyo dan Fadil Sausu yang cedera.
Trio Nadeo Argawinata, Yabes Roni dan Kadek Agung juga tidak bisa tampil karena bergabung bersama Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2020. Tetapi, kehilangan paling nyata yang dirasakan Bali United adalah Willian Pacheco dan Eber Bessa karena akumulasi kartu.
Pergantian Kiper Bukan Hal Mudah
Madura United sebenarnya menderita saat M. Ridho harus ditarik lebih cepat pada menit ke-15. Hal itu pun diakui Lefundes sebagai satu momen yang tak masuk dalam prediksinya pada pertandingan ini.
"Kami harus ganti kiper pada babak pertama itu susah. Biar pun Anda membuat strategi hebat, tetapi Anda tidak akan berpikir kemungkinan itu," jelasnya.
Meski begitu, M. Ridwan yang masuk menggantikannya berhasil tampil baik hingga akhir pertandingan. Beberapa kesempatan emas lawan berhasil dipatahkannya untuk memastikan Madura United menang dengan mencatatkan clean sheet.
"Saya minta semua peman harus 100 persen pada latihan. Karena kami tidak tahu kapan butuh pemain yang masuk seperti itu. Tetapi, dia kasih respons ke saya dan tim Madura. Selamat buat Hendro (Kartiko, pelatih kiper), dia bekerja dengan luar biasa," ungkapnya.
Jaja Butuh Waktu Adaptasi Jadi Penyerang
Pelatih asal Brasil tersebut juga melakukan sebuah kejutan pada pertandingan ini. Ketiadaan Rafael Silva yang menderita sanksi tambahan kartu merah membuat Lefundes melakukan langkah ekstrem.
Jaja yang merupakan pengatur serangan Madura United ditempatkan sebagai penyerang tengah. Jelas itu sangat memengaruhi bagaimana cara mereka dalam membangun serangan.
"Saya buat Jaja bisa adaptasi di posisi lain, cuma kita butuh waktu dia adaptasi karena butuh pikir cepat di posisi itu. Saya minta dia passing dan bergerak bagus dan shooting ke gawang. Gol yang kami ciptakan keluar dari itu. Itu yang kami senang sekarang," tandasnya.