Bola.com, Jakarta - Performa Persik Kediri dalam dua musim terakhir mengalami penurunan yang cukup terasa. Macan Putih kini lebih sering berkutat di papan bawah dan belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang degradasi.
Pada BRI Super League 2025/2026, Persik masih tertahan di peringkat ke-12 dengan koleksi 33 poin. Posisi ini belum aman karena sejumlah tim di bawahnya terus membayangi dengan selisih poin yang tipis.
Situasi ini membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial. Persik dituntut meraih hasil maksimal demi menjaga jarak dari zona berbahaya.
Tantangan berikutnya datang dari tim papan atas. Persik akan menjamu Borneo FC pada pekan ke-30 di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (29/4/2026).
Rekor Tandang Jadi Beban
Persik menghadapi laga ini dengan catatan yang kurang meyakinkan. Selain belum stabil di klasemen, mereka juga dibayangi performa buruk sepanjang musim.
Catatan tandang menjadi masalah utama. Persik sudah menelan 14 kekalahan saat bermain di markas lawan, termasuk sepuluh laga terakhir yang berakhir tanpa poin.
Rangkaian hasil negatif ini dimulai sejak kekalahan 0-2 dari Borneo FC di Stadion Segiri pada Oktober lalu. Tren tersebut berlanjut hingga pekan lalu saat takluk 1-3 dari PSM Makassar.
Pergantian pelatih juga belum memberi perubahan signifikan. Ong Kim Swee sempat mencatat tiga kekalahan, sementara Marcos Reina melanjutkan tren tersebut dengan tujuh hasil negatif berikutnya.
Kesempatan Bangkit di Kandang
Meski begitu, Persik tetap memiliki peluang untuk bangkit. Bermain di kandang sendiri bisa menjadi momentum untuk memutus tren buruk.
Namun, Stadion Brawijaya kini tak lagi menjadi tempat yang sulit bagi lawan. Sejumlah tim mampu mencuri poin dari Kediri sepanjang musim ini.
Selain itu, Persik juga memiliki memori kurang menyenangkan saat menghadapi Borneo FC. Pada pertemuan terakhir musim lalu, mereka harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.
Jika mampu meraih kemenangan, Persik tidak hanya memperbaiki posisi di klasemen. Mereka juga berpotensi menghambat laju Borneo FC dalam perburuan gelar.
Di sisi lain, hasil tersebut bisa berdampak pada persaingan di papan atas. Persib Bandung yang menjadi rival utama Borneo FC masih harus menghadapi laga sulit melawan Bhayangkara FC.
Laga ini pun menjadi titik penting bagi Persik. Hasil positif akan memberi napas tambahan, sementara kegagalan bisa membuat situasi semakin rumit di sisa musim.