Bola.com, Jakarta - Ancaman terbesar bagi ambisi Arsenal meraih gelar Liga Inggris musim ini bukanlah Manchester City, bukan pula Aston Villa. Ancaman terbesar itu justru datang dari diri mereka sendiri.
Pendukung Man City dan Villa tentu berhak merasa tersinggung. Jika pada akhirnya ada tim lain yang mampu merebut gelar dari tangan pasukan Mikel Arteta, mereka pantas mendapatkan apresiasi penuh. Toh, selisih poin yang harus dikejar masih cukup besar.
Namun, makin sulit mengabaikan satu kesan kuat: jika Arsenal kembali gagal, mereka sendirilah arsitek kejatuhan itu.
Kekalahan 2-3 di kandang sendiri dari Manchester United membuat Arsenal kini menjalani tiga laga tanpa kemenangan di Premier League. Keunggulan mereka di puncak klasemen terpangkas menjadi empat poin.
Dampaknya bukan sekadar soal angka di klasemen, melainkan juga luka lama yang kembali terbuka di kalangan suporter, luka akibat terlalu sering finis sebagai runner-up.
Hasil ini terasa janggal jika melihat penampilan Arsenal beberapa hari sebelumnya. Pada tengah pekan, mereka tampil meyakinkan di panggung Liga Champions.
Kemenangan 3-1 atas Inter Milan di San Siro, bahkan dengan rotasi pemain, menjadi etalase nyata bahwa Arsenal memiliki kapasitas untuk menjadi juara.
Perlu dicatat pula bahwa MU tidak menjalani laga tengah pekan. Mereka punya waktu persiapan penuh selama tujuh hari. Keuntungan itu bisa sangat berarti bagi ambisi Michael Carrick membawa timnya finis empat besar.
Sebaliknya, Arsenal yang masih bertarung di empat kompetisi harus menemukan cara untuk bertahan di tengah jadwal yang makin padat dan melelahkan.
Namun, cerita kekalahan ini tidak bisa disederhanakan menjadi soal kelelahan semata.
Baca ulasan khas The Athletic selengkapnya, di bawah ini.
Trofi Piala Dunia hadir di Jakarta dalam FIFA World Cup Trophy Tour 2026. Dipamerkan di JCC Senayan, Kamis (22/1/2026), publik Indonesia mendapat momen langka menyaksikan langsung ikon supremasi sepak bola dunia.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Dua Wajah Arsenal
Dalam beberapa pekan terakhir, Arsenal seperti terbelah menjadi dua wajah. Satu Arsenal yang dominan dan percaya diri di Liga Champions serta kompetisi domestik lainnya. Satu lagi Arsenal versi Premier League, tampak ragu, terbebani, dan jauh dari meyakinkan.
Saat menghadapi Liverpool, Nottingham Forest, hingga MU, Arsenal terlihat seperti tim yang memikul ekspektasi berlebihan.
MU datang ke Emirates Stadium dengan modal kemenangan derbi, tetap berstatus underdog, dan justru menemukan kebebasan dari posisi itu. Pada beberapa momen, laga ini tampak seperti duel antara tim yang tak punya apa pun untuk ditakutkan melawan tim yang merasa segalanya bisa hilang.
"Sangat sulit membedakan kompetisi satu dengan yang lain, setidaknya bagi saya, memisahkan performa individu pemain dan performa kolektif," ujar Arteta seusai pertandingan.
"Namun, faktanya, kami tidak menang dalam tiga laga Premier League terakhir, dan sekarang kami harus segera mengumpulkan poin."
Kompetisi lain terasa seperti penawar rasa; Premier League justru menyerupai perjalanan panjang dan melelahkan menuju kepuasan. Bagi suporter Arsenal, apa yang menanti di ujung jalan ini? Kegembiraan, atau sekadar rasa lega?
Mendadak Goyah
Ironisnya, Arsenal sebenarnya mengawali laga ini dengan sangat baik. Gol bunuh diri Lisandro Martinez adalah ganjaran yang pantas setelah dominasi 20 menit pertama.
Namun, begitu unggul, kesalahan demi kesalahan mulai muncul, berpuncak pada backpass fatal Martin Zubimendi yang memberi MUÂ gol penyama kedudukan.
Arteta mengakui timnya mendadak goyah.
"Ada tiga atau empat kesalahan, jujur saja, yang sangat tidak biasa hari ini, dan itu bagian dari sepak bola," katanya.
"Kadang Anda dihukum, kadang tidak. Hari ini, kami dihukum," tambahnya.
Hukuman itu berlanjut di babak kedua. Dua gol indah dari Patrick Dorgu dan Matheus Cunha memastikan kemenangan Setan Merah. Serangkaian pergantian pemain, termasuk empat sekaligus sebelum satu jam pertandingan, tak mampu mengubah nasib Arsenal.
Satu di antara pemain pengganti, Mikel Merino, sempat menyamakan skor menjadi 2-2, tetapi keunggulan itu hanya bertahan beberapa menit.
Gol Merino kembali lahir dari situasi bola mati. Ancaman Arsenal dari set piece memang mengesankan, sekaligus terasa krusial. Sebab, dalam permainan terbuka, serangan mereka masih jauh dari kata lancar.
Masalah ini bersifat menyeluruh. Tidak satu pun penyerang Arsenal benar-benar berada dalam performa terbaik. Bahkan pemain yang paling dipercaya Arteta seperti Bukayo Saka dan Martin Odegaard, belum memenuhi ekspektasi.
Celah di Mental
Belum bisa dikatakan persaingan gelar kini sepenuhnya terbuka. Man City dan Villa juga belum menunjukkan konsistensi yang mutlak. Namun, rangkaian hasil ini menyingkap celah di lapis baja mental Arsenal.
Seperti saat mereka memberi MU jalan kembali ke laga setelah unggul, Arsenal kini memberi dorongan moral bagi para pengejar. Sejarah mengajarkan, Pep Guardiola dan Man City tidak membutuhkan undangan kedua.
Dalam laga ini, kegugupan menjalar ke pemain dan suporter sekaligus, menciptakan lingkaran kecemasan yang menghisap energi, bahkan suara, dari Emirates Stadium.
Ekspektasi dan ketakutan adalah racikan yang mematikan. Menariknya, pihak luar sering kali lebih yakin terhadap peluang juara Arsenal ketimbang pendukung mereka sendiri. Trauma tiga kali finis kedua beruntun, keunggulan yang sirna, peluang yang terbuang, masih membekas.
Beberapa siulan terdengar saat peluit akhir berbunyi. Itu bukan kebencian. Itu rasa sakit.
Titik Balik
Mungkin inilah titik paling goyah dari kegoyahan Arsenal. Mungkin pula inilah momen ketika Arteta akhirnya mampu menggenggam timnya, saat mereka berani menghadapi dan menaklukkan demons sendiri.
Bisa jadi, ini adalah titik balik: saat Arsenal melepaskan ketakutan akan kehilangan gelar dan justru merebut inisiatif untuk memenangkannya.
Dengan potensi penuh, mereka lebih dari mampu. Pada Rabu lalu, Arsenal dipuji sebagai yang terbaik di Eropa, dan kekalahan ini baru yang ketiga di liga musim ini. Tidak ada krisis. Namun, mungkin ada krisis kepercayaan diri.
Dan, ini masih Januari. Jika sekarang saja Arsenal tampak goyah, bagaimana nanti ketika tekanan memuncak pada Maret, April, dan Mei?
Dalam beberapa musim terakhir, Arsenal kerap menunjuk faktor eksternal sebagai penyebab kegagalan, cedera, keputusan wasit, atau Man City yang terlampau konsisten.
Kali ini, dengan skuad sedalam dan sekuat ini, alasan-alasan itu nyaris habis. Jika Arsenal gagal menjuarai Premier League musim ini, Arteta dan timnya hanya bisa becermin kepada diri sendiri.
Â
Sumber: The Athletic
bola:strip_icc()/kly-media-production/avatars/337821/original/058832000_1460136394-Anugraheni_Prasetyaningjati.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483339/original/091419200_1769382457-AP26025608524758.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478849/original/028316300_1768950298-AP26020747707446.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483340/original/029244100_1769382459-AP26025638508771.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483305/original/027871000_1769362013-AP26025612088279.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483316/original/026899400_1769373719-000_93XX66X.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412362/original/085156000_1763089671-500x656_-_Timnas_Indonesia__2_.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5223459/original/011230000_1747546399-WhatsApp_Image_2025-05-18_at_12.17.34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5378168/original/023047200_1760212331-562537073_18529363246047097_5022954532577445981_n__1_.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471126/original/047699200_1768278479-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5340230/original/051652300_1757156458-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-157.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475938/original/017585800_1768700080-617892648_18557551528040415_7133346425969213578_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524634/original/015237200_1772960422-166f43bd9df50e2082d83ca818e3625df5705fef.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5168936/original/074768700_1742470458-000_379J7KA.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4371977/original/088823300_1679822595-20230325BL_FIFA_Matchday_Timnas_Indonesia_Vs_Timnas_Burundi_Stok_Foto_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4651966/original/067004200_1700152799-000_343X3VZ.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4048113/original/029989100_1654782832-Timnas_Indonesia_-_Ilustrasi_Marc_Klok_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4922838/original/069738100_1724122959-5_Rekrutan_Baru_yang_Aksinya_Dinantikan_di_Premier_League-POOL__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5451295/original/033180400_1766263209-AP25354724149773.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528608/original/090921300_1773289513-real_madrid_vs_manchester_city-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5223459/original/011230000_1747546399-WhatsApp_Image_2025-05-18_at_12.17.34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5378168/original/023047200_1760212331-562537073_18529363246047097_5022954532577445981_n__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471126/original/047699200_1768278479-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5340230/original/051652300_1757156458-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-157.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475938/original/017585800_1768700080-617892648_18557551528040415_7133346425969213578_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525933/original/029300800_1773099111-Roman_Abramovich.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5221927/original/048236500_1747377679-75th-FIFA-Congress.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4532563/original/040805900_1691635891-000_33QU6MP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497332/original/090342400_1770625287-ortu_mbappe.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480094/original/017728600_1769036176-Bayern_Munchen_Liga_Champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4145420/original/031584800_1662191005-AP22246063080426.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528641/original/059930000_1773290558-ATK_BOLANET_BRI_SUPER_LEAGUE_MATCH__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5434664/original/072967600_1764940850-Borneo_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529349/original/083358800_1773326986-Persis_Solo_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5348138/original/057184600_1757770978-547985248_1101968745392441_3617833270103712313_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4578441/original/078935200_1694933056-20230916194520_083A1822.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5083118/original/020267900_1736237221-20250107-Diskon_Tarif_Lstrik-HER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5216547/original/087226100_1746977085-voli-e3f228.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5214047/original/099114000_1746709930-Grand_Final_PROLIGA_PLN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5201761/original/052430600_1745832872-WhatsApp_Image_2025-04-28_at_15.06.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5084947/original/041382900_1736372756-logo_proliga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4890375/original/005197100_1720795966-Electric.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4111887/original/007929600_1659518955-Liga_Inggris_-_West_Ham_United_Vs_Manchester_City_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3959841/original/060107300_1646991593-Premier_League_-_Chelsea_Vs_Newcastle_United_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013999/original/030525300_1651660386-017256400_1636536898-000_9QY69B.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4026448/original/040745800_1652888686-Premier_League_-_Arsenal_Vs_Everton_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3659476/original/086328400_1639189215-000_9T982K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529411/original/090031600_1773333015-20260312BL_Launching_Jersey_Baru_Timnas_Indonesia_Kelme_22.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529745/original/049409600_1773379349-Konpers_BYON_Combat_7-22.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529700/original/044352300_1773377098-Konpers_BYON_Combat_7-17.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527592/original/081356700_1773207912-000_A2QP6PL.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528605/original/008757900_1773289512-real_madrid_vs_manchester_city-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4477719/original/053611500_1687445204-Elkan_Baggott_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4660399/original/075582500_1700732232-Wakil_Ketua_KPK_Alexander_Marwata_berikan_keterangan_terkait_penetapan_Tersangka_Ketua_KPK-FANANI_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4768037/original/073767700_1710048297-koalisi_AS.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5235180/original/084864900_1748412885-WhatsApp_Image_2025-05-28_at_13.04.52.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529810/original/003808600_1773381898-Screenshot_2026-03-13_at_13.03.55.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529293/original/045668000_1773319244-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529361/original/040131900_1773328815-1000163336.jpg)