Cerita Kiper Madura United Mengatasi Kegugupan saat Adu Penalti Kontra Persibo

oleh Aditya Wany diperbarui 09 Mei 2018, 14:30 WIB
Seperti apa cara kiper Madura United, Angga Saputra (kanan), mengatasi ketegangan yang sempat melanda saat adu penalti kontra Persibo (8/5/2018)? (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Bojonegoro - Madura United melalui pertandingan pertama di Piala Indonesia 2018 dengan tak mudah. Mereka sempat kesulitan saat berjumpa Persibo Bojonegoro pada laga pembuka di Stadion Letjen H. Sudirman, Bojonegoro, Selasa sore (8/4/2018).

Laga itu berakhir dengan skor 1-1 hingga waktu normal 90 menit. Gol Madura United lahir lewat Engelberd Sani (13'), sementara tuan rumah sempat membalas lewat Hasan Basri pada menit ke-63.

Dengan turnamen sistem gugur, pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Tantangan besar dihadapi pemain Madura United. Sebab, ada banyak kendala dalam melakoni adu tos-tosan itu.

Dukungan suporter tuan rumah yang bernyanyi dan memberi tekanan 90 menit sudah cukup merepotkan. Ditambah lagi, lampu penerangan yang minim seiring semakin gelapnya langit, semakin menyulitkan.

Advertisement

Kiper Madura United, Angga Saputra, mengaku sempat gugup saat menjalani adu penalti itu. Namun, dia memiliki cara unik untuk mengatasi ketegangan.

"Saya memang sempat grogi waktu penalti itu. Tapi, saya yakin bisa. Untuk menghilangkan rasa grogi itu, saya teriak sekencang-kencangnya," kata kiper 24 tahun itu kepada Bola.com setelah pertandingan.

Kiper yang akrab disapa Cecep itu mampu menepis dua dari empat tembakan eksekusi pemain Persibo, yaitu Agatha Fadhilladan Toni Ervianto.

Namun, hanya satu yang bersarang ke gawangnya, yaitu tendangan Lendy Dwi Setiawan. Sedangkan satu tembakan lainnya, dari Shulton Fajar, membentur mistar.

Cecep juga sudah mendapatkan tips khusus dari pelatih kiper Madura United, Hendro Kartiko, sebelum menjalani penalti itu. "Kata coach Hendro, yakin dan fokus lihat bola saja. Saya akhirnya melakukan itu dan, Alhamdulillah bisa berhasil," ungkapnya.