4 Tim yang Berpotensi Menjegal Langkah Juventus Meraih Scudetto Musim Ini

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 06 Jul 2020, 10:45 WIB
Para pemain Juventus merayakan gol yang dicetak oleh Paulo Dybala ke gawang Torino pada laga Serie A di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (4/6/2020). Juventus menang 4-1 atas Torino. (AP/Marco Alpozzi)

Bola.com, Jakarta - Kemenangan telak Juventus dalam Derby della Mole yang diikuti kekalahan telak Lazio dari AC Milan membuat Bianconeri kini punya peluang yang sangat besar untuk kembali meraih Scudetto musim ini.

Namun, dengan masih tersisa delapan pertandingan hingga akhir musim, di mana 4 lawan di antaranya terbilang cukup berat, Juventus masih mungkin terjegal.

Advertisement

Juventus menang telak 4-1 atas rival sekotanya, Torino, dalam giornata 30 Serie A, Sabtu (4/7/2020). Sementara itu, rival terdekatnya, Lazio, justru kalah telak 0-3 dari AC Milan di kandang.

Hal tersebut membuat jarak di antara dua tim teratas dalam klasemen Serie A menjadi tujuh poin. Dengan masih menyisakan delapan poin hingga akhir musim, jelas Juventus belum bisa dipastikan menjadi juara.

Apalagi jika melihat tim-tim yang harus menjadi lawan Juventus dalam delapan laga tersisa. Setengah dari sisa lawan yang harus dihadapi terhitung berat.

Keempat tim tersebut, yang juga merupakan penghuni enam besar klasemen Serie A, masih berambisi untuk mencapai titik terbaik pada akhir musim nanti.

Kali ini Bola.com merangkum empat tim yang berpotensi menjegal langkah Juventus untuk menjadi juara Serie A musim ini.

Video

2 dari 5 halaman

AC Milan

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic berselebrasi dengan rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Cagliari pada pertandingan Liga Serie A Italia di Sardegna Arena (11/1/2020). Ibrahimovic mencetak gol dimenit ke-64 dan merupakan gol perdananya di AC Milan musim ini. (Spada(/LaPresse via AP)

Lawan pertama Juventus dalam delapan laga tersisa adalah AC Milan. Tim ini pula yang punya potensi pertama menjegal Juventus dalam perburuan meraih Scudetto.

Rossoneri saat ini berada di peringkat keenam dalam klasemen sementara Serie A. Namun, jarak poin dengan AS Roma yang berada di atasnya tidak terlalu jauh, sehingga potensi untuk bisa finis di peringkat kelima dan melangkah ke Eropa masih terbuka.

Hal tersebut akan menjadi motivasi bagi AC Milan untuk mengalahkan Juventus dalam giornata 31 yang digelar Rabu (8/7/2020) dini hari WIB. Apalagi AC Milan akan bertindak sebagai tuan rumah.

Catatan manis mengalahkan Lazio dengan skor 3-0 di Stadion Olimpico Roma pada giornata ke-30 akan menjadi modal yang sangat bagus untuk memotivasi diri sendiri ketika para pemain Rossoneri menghadapi Juventus.

Tak hanya itu, tanpa terkalahkan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi, termasuk saat bermain imbang dengan Juventus di Coppa Italia, menjadi tren positif yang dimiliki Rossoneri saat ini.

 

3 dari 5 halaman

Atalanta

Pemain Atalanta merayakan gol yang dicetak Robin Gosens ke gawang Napoli laga lanjutan Serie A pekan ke-29 di Gewiss Stadium, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. Atalanta menang 2-0 atas Napoli. (AFP/Miguel Medina)

Setelah menghadapi AC Milan, tensi yang dihadapi Juventus dalam laga berikutnya tidak akan turun begitu saja. Atalanta akan menjadi lawan yang harus dihadapi Bianconeri setelah bertandang ke San Siro.

Atalanta saat ini berada di peringkat keempat dalam klasemen sementara Serie A dengan 60 poin, hanya terpaut empat poin dari Inter Milan yang berada di peringkat ketiga dan delapan poin dari Lazio di peringkat kedua.

Posisi yang ditempati oleh Atalanta memperlihatkan bahwa tim yang satu ini juga tidak boleh diremehkan oleh Juventus pada giornata ke-32 nanti. Terutama tren kemenangan sempurna dalam 10 pertandingan terakhir yang diraih Atalanta, termasuk 7 di antaranya di ajang Serie A.

AS Roma dan Lazio menjadi dua tim yang harus menerima kekalahan ketika berhadapan dengan Atalanta. Jadi meski bermain di Allianz Stadium, bukan jaminan bagi Juventus untuk bisa meraih kemenangan dengan mudah ketika menghadapi tim yang satu ini.

 

4 dari 5 halaman

Lazio

Penyerang Lazio, Ciro Immobile, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Torino pada laga lanjutan Serie A pekan ke-29 di Stadion Olimpico Grande Torino, Rabu (1/7/2020) dini hari WIB. Lazio menang 2-1 atas Torino. (AFP/Isabella Bonotto)

Jika Juventus benar-benar kehilangan poin saat berhadapan dengan AC Milan dan Atalanta, Lazio punya peluang untuk menggeser Si Nyonya Tua dari puncak klasemen Serie A pada giornata ke-34. Lazio akan berhadapan langsung dengan Juventus saat itu.

Namun, kondisi di atas tentu saja harus dilengkapi dengan kewajiban Lazio meraih kemenangan dalam semua laga sebelum menghadapi Juventus. Kekalahan telak dari AC Milan di laga terakhir harus menjadi motivasi untuk kembali mengejar Juventus yang masih belum benar-benar lepas dari kejaran.

Meski hanya meraih 9 poin dari 5 laga terakhir, Lazio punya kesempatan mendulang poin penuh dalam tiga laga sebelum menghadapi Juventus, yaitu dengan menang atas Lecce, Sassuolo, dan Udinese. Bagi Lazio yang kini berada di posisi kedua, hal tersebut jelas sangat mungkin terjadi.

 

5 dari 5 halaman

AS Roma

Para pemain Roma meninggalkan lapangan usai pertandingan melawan Udinese pada lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Olimpiade Roma, Italia (2/7/2020). Roma takluk 0-2 atas Udinese. (AP Photo/Riccardo de Luca)

Jika Juventus terjegal oleh tiga tim di atas, AS Roma bisa menjadi penentu kegagalan Bianconeri menjadi juara. Kedua tim akan bertemu di giornata ke-37, atau satu pekan sebelum pertandingan terakhir musim ini.

AS Roma yang kini berada di posisi kelima masih membutuhkan poin penuh hingga pertandingan terakhir musim ini demi menghindari kejaran AC Milan dan Napoli yang menguntit di bawahnya.

Dua kekalahan dari AC Milan dan Napoli dalam dua pertandingan terakhir sudah membuat AS Roma makin terdesak oleh dua rivalnya tersebut. Kondisi itu mengharuskan I Lupi untuk meraih kemenangan demi kemenangan dalam laga tersisa, termasuk menghadapi Napoli, Parma, Brescia, Hellas Verona, dan Inter Milan.

Berita Terkait