Sukses


Liga Inggris: Sebelum ke Chelsea, Denis Zakaria Ternyata Nyaris Gabung Liverpool

Bola.com, London - Denis Zakaria resmi hengkang ke Chelsea pada hari terakhir bursa transfer musim panas tahun ini. Tetapi ternyata, sebelum menerima pinangan The Blues, Zakaria nyaris bergabung ke Liverpool.

Karier pemain berusia 25 tahun tersebut bersama Juventus tak berjalan mulus. Digaet Juve dari Borussia Monchengladbach dengan banderol 8,6 juta euro pada Januari 2022, Denis Zakaria lebih sering menghangatkan bangku cadangan.

Gelandang asal Swiss tersebut tercatat bermain 13 kali di semua kompetisi bersama Si Nyonya Tua pada paruh musim lalu. Dia juga hanya mencetak satu gol dari 13 pertandingan tersebut.

Kesempatan Denis Zakaria untuk tampil reguler bersama Juventus pada musim ini juga semakin kecil. Pasalnya, Juve mendatangkan pemain yang posisinya sama dengan Zakaria, yakni Leandro Paredes dan Paul Pogba pada musim panas 2022.

Tak ingin terus menjadi ban serep di Juventus, Denis Zakaria memilih cabut dan bergabung ke Chelsea. Zakaria akan membela The Blues dengan status pinjaman sampai akhir musim 2022/2023, plus opsi pembelian. 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Kepindahan Zakaria ke Chelsea

Sang pemain mengungkapkan proses kepindahannya ke Chelsea berlangsung sangat cepat. Sebelum gabung The Blues, tersiar kabar Liverpool juga berminat kepada dirinya.

"Tawaran Liverpool? Saya mendengar itu dari agen saya, tetapi pada akhirnya saya pindah ke Chelsea," kata Zakaria seperti dikutip dari Blick.

"Semuanya terjadi dengan sangat cepat. Saya tidak tahu kemungkinan pindah ke Chelsea sampai enam jam sebelum akhir jendela transfer," lanjutnya.

 

3 dari 5 halaman

Tidak Cocok di Italia

Zakaria merasa tidak cocok dengan sepak bola Italia. Oleh karena itu, dia berharap bisa sukses di Inggris.

"Saya pikir saya akan lebih bahagia di Inggris daripada di Turin. Sulit untuk mengatakan apa yang salah di Juventus," lanjutnya.

"Mungkin gaya sepak bolanya tidak cocok dengan saya. Tim jauh di belakang, tidak memiliki banyak ruang. Saya adalah pemain yang membutuhkan banyak ruang untuk berlari. Mungkin saya lebih cocok di Inggris.”

 

4 dari 5 halaman

Karena Thomas Tuchel

Zakaria juga mengungkapkan kalau salah satu alasannya datang ke Chelsea karena sosok Thomas Tuchel. Sayangnya, manajer asal Jerman tersebut kemudian dipecat.

"Thomas Tuchel adalah salah satu alasan saya pergi ke Chelsea, dia pelatih yang hebat. Tetapi sekarang, kami tidak punya banyak waktu dengannya, tetapi itulah sepak bola. Semuanya berjalan cepat," ungkap Zakaria.

"Saya mungkin memiliki kesempatan baru dengan pelatih baru Graham Potter. Saya telah mendengar banyak hal baik tentangnya. Saya akan bekerja keras untuk mendapatkan tempat saya."

Sumber: Metro

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta/Published: 23/9/2022)

5 dari 5 halaman

Simak Posisi Chelsea dan Liverpool di Bawah Ini:

Video Populer

Foto Populer