Marco Bezzecchi Sebut Le Mans Tak Memberi Ampun untuk Kesalahan Kecil

Marco Bezzecchi mengungkap hanya ada satu cara untuk cepat di Le Mans.

Bola.com, Jakarta - Marco Bezzecchi berhasil bangkit dari sesi latihan pagi yang mengecewakan untuk mengamankan tiket langsung ke Kualifikasi 2 MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Jumat waktu setempat.

Pemimpin klasemen MotoGP itu sempat tercecer di posisi ke-14 pada sesi pembuka. Namun, pembalap Aprilia tersebut mampu memperbaiki catatan waktunya pada latihan sore dan finis di posisi ketujuh, hanya terpaut 0,270 detik dari posisi teratas.

Menurut Bezzecchi, rapatnya persaingan di Le Mans membuat selisih kecil bisa langsung mengubah posisi pembalap secara drastis.

"Sulit sekali karena di Le Mans jarak waktunya selalu sangat rapat, jadi sedikit saja bisa membuat hasilnya sangat bagus atau justru buruk," kata Bezzecchi kepada Sky Italia.

"Jadi, kami berhasil mencapai target pertama, yaitu masuk Q2," tambahnya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Belum Nyaman

Kendati lolos langsung ke sesi perebutan pole position, Bezzecchi mengakui dirinya belum sepenuhnya nyaman dengan motor Aprilia di lintasan Le Mans.

"Jelas saya belum merasa benar-benar nyaman, tetapi sore ini saya berhasil sedikit memperbaiki gaya balap dan mencatat waktu yang lumayan bagus," ucapnya.

Pembalap Italia itu datang ke MotoGP Prancis dengan keunggulan 11 poin atas rekan setimnya, Jorge Martin, dalam perebutan gelar dunia.

Bezzecchi menjelaskan karakter Le Mans membuat pembalap hampir tidak memiliki ruang untuk bereksperimen dengan racing line berbeda di beberapa tikungan.

"Ini sirkuit yang sulit karena di banyak tikungan hampir tidak ada pilihan berbeda untuk mengambil jalur balap," ujarnya.

"Dengan kata lain, hanya ada satu cara melewati tikungan itu. Kalau tidak melakukannya dengan cara tersebut, Anda tidak akan cepat," jelasnya.

 

Karakter Lintasan

Menurut Bezzecchi, karakter lintasan seperti itu membuat persaingan menjadi makin ketat.

"Situasi ini membuat persaingan sangat kompetitif karena pembalap punya lebih sedikit kesempatan menunjukkan gaya masing-masing atau menciptakan perbedaan lewat racing line berbeda."

"Tetapi, di saat yang sama, selisih waktunya jadi semakin kecil," lanjut pembalap berusia 27 tahun itu.

Ia juga menilai kondisi grip lintasan cukup baik, meski cuaca di Le Mans masih berubah-ubah sepanjang hari.

"Grip lintasan sebenarnya cukup bagus, walaupun cuacanya sedikit tidak stabil," katanya.

 

Fokus Bezzecchi Selanjutnya

Jika kondisi tetap kering pada Sabtu, Bezzecchi ingin fokus memperbaiki pengereman dan kestabilan motor saat sesi latihan berikutnya.

"Saya masih perlu sedikit menyempurnakan gaya balap karena ada dua atau tiga titik, terutama saat pengereman, di mana saya belum cukup presisi," kata Bezzecchi.

"Lalu kami juga pasti akan mencoba meningkatkan stabilitas motor secara keseluruhan saat memakai ban lunak, yang selalu menjadi ban dasar kami," imbuhnya.

Selain Bezzecchi, Jorge Martin berhasil menembus 10 besar dengan finis keenam. Sementara pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, ikut membawa tiga motor Aprilia masuk jajaran 10 besar pada sesi latihan Jumat.

 

Sumber: Crash

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer