Konflik dengan Pelatih PSG Berlanjut, Kylian Mbappe Murung dan Unggah Foto Misterius di Instagram

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 01 Apr 2024, 14:45 WIB
Pemain PSG, Kylian Mbappe berusaha mengontrol bola saat laga leg pertama 16 besar Liga Champions 2023/2024 melawan Real Sociedad di Parc des Princes, Paris, Prancis, Kamis (15/02/2024) WIB. (AFP/Franck Fife)

Bola.com, Paris - Megabintang PSG, Kylian Mbappe, diyakini marah dengan manajer PSG, Luis Enrique. Mbappe kecewa karena ditarik ke luar dalam kemenangan 2-0 atas rival mereka, Marseille, pada Senin (1/4/2024) dini hari WIB.

Penyerang Prancis itu menjadi kapten Les Parisiens di Orange Velodrome dalam laga bertajuk Le Classique pada Senin dini hari WIB. Namun, setelah menit ke-64 dengan keunggulan satu gol dan kehilangan satu pemain akibat kartu merah, Enrique memutuskan mengganti Kylian Mbappe dengan Goncalo Ramos.

Advertisement

Pemain berusia 25 tahun itu terlihat terkejut dengan keputusan tersebut. Mbappe menunjukkan gesture mengangkat bahu ketika melihat nomornya muncul di papan pergantian pemain. Kemudian, ia terus mengerutkan wajahnya saat meninggalkan lapangan.

Setelah melakukan tosan kepada para pemain di bangku cadangan, Kylian Mbappe langsung pergi menuju terowongan bersama Ousmane Dembele.

---

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Luis Enrique Membela Diri

Pelatih asal Spanyol, Luis Enrique,dikabarkan sudah ingin tinggalkan PSG gara-gara rumor dan tekanan kepada Kylian Mbappe. Dia mulai merasa tak nyaman melatih di klub asal Paris itu (AFP)

Kendati demikian, Luis Enrique dengan tegas tetap membela keputusannya dan bersikeras tidak akan meminta maaf.

“Kejadian yang sama setiap pekan, kejadian yang sama... sangat membosankan. Saya adalah manajer, saya yang mengambil keputusan setiap hari, setiap pekan. Saya akan terus melakukan hal yang sama sampai hari terakhirku di Paris," kata Enrique kepada Prime Video Sport.

Eks pelatih Barcelona itu mengeklaim mengambil keputusan yang benar. Menurutnya, ia hanya mencoba mencari solusi yang terbaik untuk PSG. Enrique juga merasa timnya banyak melakukan kesalahan pada pertandingan tersebut, tetapi baginya itu adalah hal yang wajar dalam sepak bola.

 

3 dari 4 halaman

Foto Aneh

Pemain Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe (kiri) bersalaman dengan pelatih Luis Enrique (kedua kiri) setelah kalah dari Nice pada laga lanjutan Ligue 1 2023/2024 di Parc des Princes, Paris, Prancis, Sabtu (16/09/2023). (AP Photo/Michel Euler)

Meskipun begitu, kekesalan Mbappe merambat hingga ke luar lapangan. Top skor sepanjang masa PSG itu mengunggah gambar dengan punggungnya menghadap kamera di Instagram.

Unggahan itu juga tidak ada caption sehingga menyisakan tanda tanya bagi netizen. Selain itu, Mbappe juga tidak memberikan komentar apa pun ke media.

Manajer PSG, Luis Enrique, mempertahankan keputusannya untuk mengeluarkan Kylian Mbappe. Sebelum diganti, PSG sudah kehilangan satu pemain setelah Lucas Beraldo dikartu merah karena menekel penyerang Marseille, Pierre-Emerick Aubameyang. Meskipun kehilangan Beraldo, PSG masih bisa unggul.

 

4 dari 4 halaman

Unggul 12 Poin

Keran gol PSG dibuka oleh Vitinha yang mencetak gol lewat tendangan keras ke gawang Marseille delapan menit setelah turun minum. Tuan rumah nyaris menyamakan kedudukan delapan menit kemudian. Namun, gol Jordan Veretout di menit ke-61 itu akhirnya dianulir VAR karena Luis Henrique dianggap menghalangi pandangan kiper PSG, Gianluigi Donnarumma.

Tiga menit kemudian, Enrique membuat keputusan kontroversial menarik keluar Mbappe dan memasukkan Goncalo Ramos. Keputusan tersebut terbukti tepat ketika Ramos berhasil mencetak gol beberapa menit sebelum waktu penuh berakhir untuk mengunci kemenangan bagi PSG.

Kemenangan itu membuat tim yang bermarkas di Parc der Princes itu unggul 12 poin dari Brest yang berada di posisi kedua di puncak klasemen Ligue 1. PSG saat ini hanya membutuhkan 10 poin dari tujuh pertandingan tersisa untuk menjuarai Ligue 1 di musim terakhir Mbappe bersama klub. (Rayhan Nur Hakim)

Sumber: Mirror, Prime Video Sport

Berita Terkait