Inter Milan Tatap Final Coppa Italia Lawan Lazio, Cristian Chivu: Tetap Rendah Hati

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, meminta anak asuhnya untuk tampil lepas dan tanpa beban saat menghadapi Lazio pada partai final Coppa Italia, Kamis (14/05/2026) dini hari WIB.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, meminta anak asuhnya untuk tampil lepas dan tanpa beban saat menghadapi Lazio pada partai final Coppa Italia, Kamis (14/05/2026) dini hari WIB.

Cristian Chivu menegaskan bahwa hasil apapun di laga nanti tidak akan mengubah penilaiannya terhadap performa impresif Nerazzurri sepanjang musim 2025/2026.

Kini Cristian Chivu kini berada di ambang sejarah besar. Ia hanya terpaut satu kemenangan lagi untuk mengunci dua gelar domestik pada musim penuh pertamanya sebagai pelatih kepala Inter Milan.

Mantan bek tangguh Inter ini memulai karier manajerial seniornya bersama Parma pada Februari tahun lalu. Tak butuh waktu lama, ia langsung dipercaya menggantikan Simone Inzaghi di Giuseppe Meazza pada akhir musim 2024/2025 dan sukses mempersembahkan gelar Scudetto ke-21 bagi Inter Milan.

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Baru Bertemu di Serie A

Menariknya, kedua tim baru saja bertemu di ajang Serie A pada Sabtu lalu. Kala itu, Inter tampil dominan dan menghajar Lazio 3-0 di Stadio Olimpico. Meski punya modal apik, Chivu enggan anak asuhnya jemawa.

"Ini dua pertandingan yang berbeda. Selalu ada bahaya saat Anda bertanding dua kali dalam waktu berdekatan melawan tim yang sama," ujar Chivu dalam sesi konferensi pers, Selasa malam.

"Mungkin ada pikiran bahwa laga ini akan semudah hari Sabtu, padahal lawan bisa saja menemukan motivasi ekstra untuk membalas." 

"Kami harus tetap rendah hati, menjaga sikap yang benar, dan sadar bahwa kami layak memenangi Scudetto. Kami ingin menghormati final Coppa Italia ini dengan cara terbaik," imbuhnya.

Tetap Tenang dan Nikmati Pertandingan

Terkait komposisi pemain, fokus tertuju pada kondisi penyerang andalan, Marcus Thuram, yang sempat diragukan tampil. Namun, Chivu memberikan kabar yang cukup melegakan bagi para Interisti.

"Kondisinya membaik, dia sudah berlatih bersama kami hari ini. Kami masih punya satu hari lagi besok untuk mengevaluasi kesiapannya," jelas pelatih asal Rumania tersebut.

Berbeda dengan Maurizio Sarri yang menekankan pendekatan mental bagi skuat Lazio, Chivu justru meminta Lautaro Martinez dkk untuk tetap tenang dan menikmati pertandingan.

"Jangan terlalu terobsesi. Kami layak mendapatkan semua yang kami raih sejauh ini. Masuklah ke lapangan dengan senyuman, gembira, tanpa kehilangan antusiasme dan kerendahan hati," pesannya.

Kuncinya Ambisi

Bagi Chivu, menang atau kalah di final besok tidak akan menodai pencapaian Inter musim ini. Ia memuji ambisi skuatnya yang konsisten bersaing di level tertinggi, baik di kancah domestik maupun Eropa.

Ketika ditanya apa kunci keberhasilannya membawa Inter tetap kompetitif setelah era Inzaghi, Chivu menjawab singkat: Ambisi.

"Saya tahu apa artinya berada di Inter, termasuk segala tekanan negatif dari luar. Saya mencoba meredam itu dari sisi kemanusiaan dan mengelola rasa frustrasi yang muncul. Saya menangani sekelompok pria hebat yang punya harga diri tinggi dan tahu cara untuk tetap bersatu," tutupnya.

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer