Sukses


Diterpa Persoalan Internal, Arema Indonesia Gagal Promosi

Bola.com, Malang - Hasrat Arema Indonesia untuk segera mentas dari Liga 3 harus pupus karena tim yang bermarkas di Stadion Gajayana, Malang ini, sudah tidak lagi punya peluang untuk lolos dari fase Grup E Zona Jawa Timur.

Meski masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Perseta Tulungagung, Minggu (28/8/2017), raihan poin Arema Indonesia tidak bisa menyusul juara maupun runner-up grup. Kini tim Singo Edan berada di urutan kelima dengan nilai 14.

Sebenarnya Arema Indonesia sempat bersaing di papan atas Grup E. Namun menjelang dua laga terakhir fase grup, persoalan internal muncul.

Mendadak penyokong dana utama, pengusaha Malang, Wibi Dwi Andryas mundur. Diikuti dengan pelatih Totok Anjik bersama asistennya Khoiful Ajid. Tak cukup sampai di situ, kapten tim M. Rofiq juga ikut cabut dari tim Singo Edan.

Tidak jelas apa penyebab mundurnya mereka. Namun, menurut informasi yang dihimpun Bola.com, mereka sudah tidak sejalan lagi dengan petinggi klub Novi Zaenal yang merupakan istri almarhum pendiri Arema Lucky Zaenal.

Persoalan internal itu membuat Arema dipermalukan Persiga Terenggalek 2-4 di Stadion Gajayana, Malang (23/8/2017). Kekalahan itu membuat Arema tidak bisa melaju ke fase selanjutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Operasional Arema Indonesia, Haris Fambudy, menegaskan jika manajemen akan melakukan pertemuan internal. Mereka akan membahas langkah selanjutnya setelah pertandingan terakhir melawan Perseta Tulungagung sore nanti.

"Sejak awal kami berjuang untuk bisa langsung bermain di Liga 2 seperti Persebaya Surabaya. Kini, harus ada evaluasi setelah terjun di Liga 3 namun tidak bisa lolos," jelas Haris.

Meski tidak lolos ke fase selanjutnya, Arema Indonesia kini punya modal bagus untuk menatap musim depan, yaitu dukungan dari Aremania. Meski bermain di kasta terendah, dalam setiap pertandingan mereka selalu didampingi kurang lebih 2.000 ribu pendukung.

Tetapi satu hal yang perlu diperbaiki, yaitu sikap emosional Aremania karena mereka sering menerobos masuk ke pinggir lapangan ketika wasit memberikan keputusan yang merugikan Arema Indonesia.

Video Populer

Foto Populer